Yuk Cuci Tangan dengan Benar
ASKARA - Tangan menjadi anggota tubuh yang paling mudah terpapar berbagai zat asing, bukan hanya patogen atau bibit penyakit tapi juga zat kimia.
Selain itu, sering juga menggunakan tangan untuk memegang makanan, mengambil peralatan makan, hingga untuk menyentuh mata atau hidung.
Tangan menjadi akses mudah bagi berbagai zat asing untuk masuk ke dalam tubuh. Maka penting menerapkan kebiasaan mencuci tangan dengan benar
Cuci tangan tidak dengan air yang mengalir
Selain tidak pakai sabun, banyak juga orang suka mencuci tangan dengan air yang tidak mengalir. Seperti memasukkan tangan ke dalam air di ember, gayung atau mangkuk kecil. Tindakan ini sering dilakukan saat makan di tempat umum.
Walaupun tangan sudah terkena air dan sudah meremas jari-jemari, cuci tangan dengan cara seperti ini tidak membuat benar-benar bersih. Rendaman air dalam mangkok telah tercampur dengan kotoran dari tangan. Saat mengangkat tangan, bakteri yang menggenang akan menempel terbawa kembali.
Cuci tangan dengan air saja
Cuci tangan dengan air mengalir saja belum ampuh untuk menghilangkan bakteri yang menempel pada kulit. Air hanya membawa sebagian kuman atau bakteri, tidak benar-benar membunuh semua kotoran. Apalagi jika tangan telah memegang atau terpapar dengan benda kotor, jumlah dan variasi kuman dan bakteri tentu lebih banyak.
Menggunakan sabun biasa
Air hanya akan menyapu beberapa kuman saja tapi tidak membunuhnya. Pilih sabun antiseptik untuk cuci tangan. Sabun jenis ini memiliki kandungan khusus yang mampu membunuh kuman. Jadi, tangan akan lebih bersih dan terbebas dari kotoran dan bibit penyakit. Hindari cuci tangan dengan sabun pembersih piring, apalagi bagi yang memiliki jenis kulit sensitif atau memiliki masalah kulit.
Hanya menggosok bagian telapak tangan
Masalahnya apakah sudah yakin bahwa kuman hanya berada pada telapak tangan. Bagaimana dengan sela jari dan kuku. Kuman suka sekali bersembunyi di tempat-tempat yang sulit dijangkau, tentunya pada sela jari dan kuku. Bila hanya menggosok bagian telapak tangan, kuman yang bersembunyi di sela kuku tidak akan ikut dibersihkan. Maka harus dipastikan untuk menggosok seluruh area tangan sampai berbusa. Menggosok sabun antiseptik hingga berbusa kunci untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan mikroba yang menempel pada kulit.
Terlalu sebentar mencuci tangan
Jika hanya mencuci sebentar saja belum ampuh membunuh kuman. Sebuah penelitian di Michigan State University menunjukkan 95 persen orang tidak mencuci tangan cukup lama. Mereka hanya menghabiskan waktu sekitar enam detik. Akibatnya, tidak semua kuman mati terbunuh dan masih menempel di tangan. Mencuci tangan yang efektif membutuhkan waktu sekitar 20 detik dengan gerakan menggosok sabun antiseptik dan membilasnya dengan air mengalir. (dbs/why)

Komentar