Jumat, 19 Juni 2026 | 20:49
NEWS

Periksa 155 Spesimen, Baru Dua Positif Corona

Periksa 155 Spesimen, Baru Dua Positif Corona
Juru Bicara untuk Penanganan Virus Corona Kemenkes Achmad Yurianto. (Askara/Dhika Alam Noor)

ASKARA - Pemerintah telah melakukan pemeriksaan terhadap 155 spesimen manusia terduga terjangkit virus corona. Dari data itu, dua orang terkonfirmasi positif dan masih dalam perawatan di RSIP Sulianti Saroso, Jakarta. 

Juru Bicara untuk Penanganan Virus Corona Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menuturkan, spesimen yang diperiksa merupakan kiriman 35 rumah sakit dari 23 provinsi per Senin kemarin (2/3) pukul 18.00 WIB. 

"Dari 155 spesimen ini sudah konfirm dengan pengecekan diulang, dua orang positif yang sekarang kami rawat," ujarnya di Kantor Kemenkes, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (3/3).

Sementara ada empat spesimen masih butuh pemeriksaan lanjutan guna mengetahui apakah turut terjangkit atau tidak. Pasien yang suspect corona baru akan diperiksa spesimennya menggunakan dua metode yaitu PCR dan genome sequencing.

"Kemudian yang masih perlu kita ulang dengan berbagai metode. Bahkan kami minta lagi spesimennya, ada sekitar empat. Jadi dua positif, empat yang perlu kami konfirm ulang. Sisanya negatif," terang Yurianto.

Dia menjelaskan, spesimen itu adalah cairan yang diambil tim medis dari tubuh manusia. Cairan bisa diambil dari dinding belakang hidung atau dari mulut. Spesimen ini yang bisa dipakai tim medis untuk memeriksa seseorang terjangkit virus corona atau tidak.

Kemenkes sudah memastikan dua orang warga Depok yang sedang diisolasi di RSIP Sulianti Saroso positif Covid-19. Pemeriksaan pun sudah berkali-kali dilakukan. 

"Itu sudah konfirmasi dengan berkali-kali pengecekan dan menghasilkan dua yang positif," kata Yurianto yang juga sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes. 

Komentar