Senin, 08 Juni 2026 | 21:13
LIFESTYLE

Maksimalkan Peluang, Triumph Geser Pabriknya ke Thailand

Maksimalkan Peluang, Triumph Geser Pabriknya ke Thailand
Perakitan sepeda motor di pabrik Triumph Motorcycles di Hinckley, Inggris (AFP/Tempo)

ASKARA - Pertama kali dalam sejarah Triumph memutuskan untuk memindahkan pusat perakitan sepeda motornya ke luar Inggris yakni Thailand.

Manufaktur otomotif dari Hinckley itu memindahkan fasilitas produksi ke Thailand dengan alasan demi pertumbuhan maksimal produksnya di pasar global.

Nick Bloor selaku chief executive officer Triumph mengatakan, mereka ingin memaksimalkan pertumbuhan merek secara besar-besaran, terutama di Asia. Karenanya memindahkan produksi ke Thailand.

"Kami sekarang sedang mempersiapkan gelombang pertumbuhan strategis Triumph berikutnya. Kami ingin memaksimalkan peluang pertumbuhan untuk merek secara global terutama di pasar Asia. Inilah sebabnya kami meningkatkan sumber daya desain kami di sini di Inggris dan memfokuskan kemampuan produksi massal kami di Thailand," paparnya.

Bakal ada dua model terakhir Triumph diproduksi di Thailand dalam kepindahan manufakturnya. Meski demikian, Triumph akan tetap membangun sekitar 4.500 sepeda motor selama setahun di Hinckley.

Triumph mengumumkan kepada karyawannya pada Kamis (20/2) bahwa sisa model produksi Inggris terakhir yaitu Speed Triple dan Tiger 1200 akan bergabung dengan fasilitas produksi Chonburi Thailand.

Proses perpindahan produksi ke Thailand membawa tanggung jawab kepada para karyawan di fasilitas Hinckley.

Perusahaan saat ini tengah bernegosiasi dengan kurang lebih 50 karyawan dalam rangka membahas masa depan pekerjaan. (jpnn/why)

Komentar