Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:29
NEWS
Terhambat Birokrasi di Singapura

Polri Gagal Tangkap Buronan Honggo Wendratno

Polri Gagal Tangkap Buronan Honggo Wendratno

ASKARA: Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyatakan, pihaknya sampai saat ini belum dapat menangkap buronan Kasus Penjualan Kondensat Honggo Wendratno karena terbentur masalah birokrasi di Singapura.

Hal tersebut disampaikan Listyo kepada para awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (19/2/2020) usai dirinya mengikuti RDP dengan Komisi III DPR RI.

"Ya ada mekanismenya, kita dengan imigrasi dan Kemenkumham bisa melakukan Maximum Likelihood Estimation (MLE), disitu tentunya ada cara-cara untuk bisa lengkapi. Kalau kemudian mereka menganggap cara itu cukup semua cukup, mungkin mereka bisa bantu, tapi semuanya bergantung dari bagaimana negara tersebut memberikannya ke kita," katanya.

Listyo berjanji, akan membawa kembali buronan Honggo ke Indonesia.

"Terkait dengan masalah hubungan bilateral, tadi saya sudah sampaikan bahwa kita akan bekerja keras untuk membawa Honggo kembali ke dalam negeri," tegasnya.

Setidaknya, lanjut Listyo, meskipun telah menjalankan vonis, namun dengan dihadirkannya Honggo ke Indonesia maka itu akan lebih baik.

"Paling tidak menjalankan vonis, ataupun selama ini masih berporses masih bisa kita hadirkan lebih baik," ucapnya.

Keberadaan Harun Masiku

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai keberadaan buronan kasus suap Komisioner KPU Harun Masiku, mantan Kadiv Propam tersebut menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah di setiap wilayah Indonesia.

"Pencarian harun masiku kita masih bantu, kita kan sudah sebarkan DPO (Daftar Pencarian Orang -red), lalu juga melalui STR (Surat Telegram Rahasia -red) ke wilayah-wilayah.

Listyo menerangkan, apabila ada anggota Polri atau masyarakat yang melihat Harus Masiku, maka yang bersangkutan harus segera diamankan.

"Tentunya perintah kita sudah jelas, kalau memang ada anggota polisi atau masyarakat yang melihat DPO maka segera amankan," tuturnya.

Listyo mengatakan, pihaknya sampai saat ini terus membantu KPK memburu keberadaan buronan Harun Masiku.

"Ya tentunya kan kita harus membantu mencari, selain KPK sendiri yang mencari, kita juga membantu mencari. Ya sepanjang memang kita dapat dianya di mana pasti kita akan ke sana," ungkapnya.

Mantan Ajudan Presiden Jokowi ini mengaku, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui keberadaan buronan Harun Masiku.

"Sampai saat ini kita belum tahu yang bersangkutan ada dimana. Ya memang lost," tutupnya.

Editor: Husnie