Paparan Radioaktif di Batan Indah Sudah Menurun Hingga 90 Persen
ASKARA - Jumlah drum yang berisi tanah dan vegetasi yang diindikasikan terkontaminasi akibat terpaparnya zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, dilaporkan sebanyak 172 drum, Selasa (18/2). Kegiatan clean-up sudah masuk hari ke-6 dari 20 hari yang direncanakan.
Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan kegiatan clean-up sampai hari ini berjalan lancar, setelah 2 hari sebelumnya selalu dihentikan karena hujan turun.
"Alhamdulillah hari ini kegiatan clean-up berjalan dengan lancar. Ini juga karena adanya bantuan berupa alat keruk yang dipinjamkan oleh Pemkot Tangsel," ujar Heru.
Dikatakan, hari ini paparan di area terpapar zat radioaktif menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Jika kemarin baru dapat penurunan sebesar 70 persen namun hingga Selasa (18/2) siang telah menunjukkan perubahan penurunan hingga 90 persen.
Dari penurunan yang signifikan ini diharapkan masyarakat menjadi lebih memahami bahwa upaya clean-up yang dilakukan BATAN berjalan lancar.
"Dari 20 hari kerja yang kami rencanakan, semoga sebelum 20 hari itu pelaksanaan clean-up sudah selesai hingga tidak perlu menunggu 20 hari," harapnya.
Heru mengimbau, masyarakat khususnya yang tinggal di perumahan Batan Indah tidak perlu khawatir dan tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Apalagi penurunan aktivitasnya diketahui sudah tinggal 10 persen.
Terkait dengan pengecekan Whole Body Counting terhadap 9 warga yang dilaksanakan pada (17/2), hasilnya dapat diketahui 2 sampai 3 hari ke depan.
"Kita tunggu saja hasil analisis dari pengecekan WBC, dan semoga memberikan hasil yang memuaskan," pungkasnya. (jpnn/lov)

Komentar