Senin, 08 Juni 2026 | 15:31
LIFESTYLE

Jangan Panik Ketika Pasangan Sering Bahas Mantannya

Jangan Panik Ketika Pasangan Sering Bahas Mantannya
Ilustrasi pasangan (Shutterstock/Hellosehat)

ASKARA - Siapa yang tidak mendambakan hubungan harmonis dengan pasangan. Namun, sewajarnya menjalin hubungan, kehidupan asmara tentu tidak selalu berjalan mulus dan akan menemui banyak rintangan, baik yang serius sampai hal-hal sepele pun dapat memicu konflik. 

Salah satu yang sering dihadapi adalah kebiasaan pasangan yang senang membahas tentang mantan kekasihnya.

Sekeras apapun usaha untuk menghindarinya, pembahasan tentang mantan mau tak mau pasti akan muncul di kemudian hari. Walau terkadang kebiasaan ini muncul secara tak sengaja, nama mantan yang tersebut dari pasangan tentu akan membuat Anda merasa jengah.

Berikut berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab pasangan kerap menyinggung tentang mantannya:

1. Menunjukkan dirinya berpengalaman
Kebiasaan membahas mantan bukan karena dia masih cinta dengan pasangan sebelumnya. Terkadang, dia hanya ingin terlihat keren dan membuat Anda tahu bahwa dia sangat berpengalaman dalam urusan asmara.

2. Ingin membuat Anda cemburu
Mungkin Anda tak sadar sudah sering mengabaikannya dalam beberapa waktu terakhir. Sedikit bahasan tentang mantan pun mau tak mau digunakan sebagai cara dengan harapan akan mendapat perhatian dari Anda. Reaksi cemburu dari Anda akan memberikan kepuasan tersendiri baginya.

3. Ingin Anda menjadi lebih baik dari sang mantan
Ada beberapa hal dari mantannya yang tidak Anda miliki. Mungkin Anda tidak bisa memasak makanan kesukaannya atau Anda juga kerap lupa akan hal-hal yang dia senangi. Kebiasaan bahas mantan ini akan muncul ketika pasangan teringat dengan hal-hal dari mantannya yang membuatnya senang.

4. Mantannya adalah cinta pertama
Anda tentu kerap mendengar bahwa cinta pertama adalah hal yang akan diingat seumur hidup. Jika sang mantan merupakan cinta pertama pasangan Anda, tentu kebiasaan bahas masa lalu saat masih bersama tidak mengherankan. Cinta pertama bisa menjadi sosok penting yang membantu pasangan Anda dalam memahami perasaan cinta.

5. Percaya pada Anda
Pasangan ingin Anda mengenal dirinya lebih dekat, termasuk menceritakan dengan siapa dia menjalani hubungan sebelumnya. Juga ingin membuat suatu hubungan yang saling terbuka dan jujur satu sama lain, meski caranya justru kerap membuat tidak nyaman.

Wajar jika merasa sakit hati dan khawatir setiap pasangan bahas tentang mantan. Tak jarang pembicaraan ini menjadi pengaruh yang besar untuk keberlanjutan suatu hubungan asmara. Ketika hal ini dilakukan terlalu sering akibatnya Anda akan merasa dibanding-bandingkan atau muncul keraguan bahwa pasangan hanya menjadikan Anda sebagai pelariannya.

Langkah ini bisa dilakukan ketika menghadapi situasi tersebut;

1. Mantan hanya bagian dari masa lalu
Setiap kali Anda merasa gundah tentang perasaan pasangan yang sebenarnya, tekankan dalam pikiran bahwa kisahnya dengan mantan sudah menjadi masa lalu. Jika pasangan mulai menunjukkan gelagat untuk kembali bahas mantan, alihkan perhatiannya dengan pembicaraan akan hal-hal yang pernah Anda lakukan bersama.

2. Ajak pasangan untuk melihatnya dari sisi Anda
Ketika kebiasaan bahas mantan yang dilakukan pasangan semakin terasa menyebalkan, coba utarakan baik-baik padanya bahwa Anda kurang nyaman dengan perilakunya.

3. Minta pasangan menyingkirkan kenangan tentang mantan
Mintalah dengan perlahan pada pasangan untuk menyingkirkan hal-hal yang akan mengingatkannya pada mantan, baik foto-fotonya yang masih tersimpan di ponsel atau benda-benda pemberian mantan. Batasi juga waktunya untuk melihat kembali profil mantan di media sosial dengan mengajaknya melakukan kegiatan lain.

4. Menghadapi masa lalu bersama
Ini cara terakhir yakni dengan menerima masa lalu sebagai bagian dari hidup pasangan Anda. Terutama jika usia hubungan yang sebelumnya berjalan cukup lama. Terkadang nama mantannya akan terselip keluar ketika pasangan menemukan hal-hal yang mengingatkannya pada hubungan masa lalu. Hal ini tentu normal dan biasanya akan menghilang seiring berjalannya waktu.

Terlalu mengekang dan memarahinya setiap hal ini terjadi tidak akan membuat pasangan merasa senang dan justru menimbulkan rasa tak nyaman. Bahkan, bisa saja hubungan Anda akan lebih cepat berakhir.

Saling percaya dan sabar menjadi kunci dalam mempertahankan sebuah hubungan. Hal terpenting adalah memastikan bahwa komunikasi dengan pasangan cukup sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan konflik.

Komentar