Antique Phenomena
ASKARA: Keputusan untuk terjun menekuni bisnis barang antik banyak yang awalnya dengan niat sebagai bisnis sampingan namun kenyataannya tetap harus diiringi pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif agar kita tidak tergelincir dalam kubangan maut dunia antikan ( antique black hole ).
Jangan sampai karena tergiur oleh nilai transaksi yang super fantastis membuat kita gelap mata dan kurang waspada dalam menjalaninya.
contoh dari sisi buyer harus kita pastikan legalitas perjinannya, kontrak dengan negara pemesannya dan memiliki administrasi dasar transaksi agar tidak terjadi blocking payment.
besar harus dilakukan dikota besar yang perputaran dananya besar. Tentunya juga harus didukung perijinan dan pelaporan transaksi kepada lembaga keuangan terkait agar aktifitas transaksi ini menjadi legal serta memiliki kekuatan hukum tetap.
Dari sisi kualifikasi obyek transaksi juga harus kita pastikan kualitasnya secara presisi. Apakah benar-benar sudah memenuhi spesifikasi dan prasyarat untuk ditransaksikan.
Jika pada tahap awal verifikasi obyeknya sudah tidak layak maka tidak perlu kita paksakan untuk menggelar transaksi karena sudah tentu tidak akan lolos saat uji kelayakan dengan pihak buyer.
Kadang hal dasar seperti ini dilupakan karena kita lebih berkonsentrasi pada euphoria kemenangan. Hingga akhirnya kegagalan demi kegagalan yang kita temui. Ada yang mengalaminya puluhan bahkan hingga ratusan kali failed bahkan sampai bangkrut asetnya.
memang tidak mudah untuk mendulang kesuksesan dari bisnis antikan ini. Ada yang bilang ratio keberhasilannya 1 : 1000. Kalau saya pribadi lebih setuju angka perbandingannya 1 : 1.000.000.
apapun resikonya harus kita hadapi secara bijak dan waras. Kita sebagai manusia hanya mampu berikhtiar tapi tidak mampu untuk menentukan hasilnya secara mutlak.
kita wajib meyakini bahwa *Tuhan Maha Pemurah dan Maha Kaya Raya* pasti akan mampu mencukupi kebutuhan seluruh makhluk-Nya dimuka bumi dan jagad.
Sang Petualang

Komentar