Senin, 08 Juni 2026 | 21:14
LIFESTYLE

Cara Ampuh Merawat Motor Matic

Cara Ampuh Merawat Motor Matic
Ilustrasi sepeda motor matic (Matickita/Trafoz)

ASKARA - Tren penggunaan sepeda motor matic di Indonesia sudah massif. Baik perempuan ataupun laki-laki sudah lazim menggunakan motor tersebut hingga pangsa pasarnya pun mengalahkan jenis bebek dan sport.

Tidak heran bila banyak pabrik motor di Indonesia berlomba-lomba memasarkan motor matic-nya. Seperti Honda yang mengeluarkan Tipe Vario dengan beragam tipe seperti Vario 110, Vario Techno 125 hingga Vario 150 yang mempunyai sistem pembakaran injeksi.

Sayangnya, banyak masyarakat hanya bisa mengendarai motor matic saja tetapi kurang memerhatikan dalam hal perawatan. Motor baru ataupun bekas nyatanya perlu perawatan untuk membuat kendaraan tetap awet. Tidak perlu disesali, nyatanya tidak semua orang mengerti akan bagaimana kondisi mesin motor matic yang baik.

Jadi, apabila Anda sebagai pengguna motor matic mungkin tips tentang cara merawat motor matic kali ini dapat dipraktekkan di rumah agar mesin motor tetep awet dan tahan lama. 

Perlu diperhatikan, meski tidak berbeda jauh dengan pada umumnya, perawatan motor matic yang menggunakan sistem pembakaran karburator ataupun injeksi membutuhkan perawatan khusus yang lebih telaten.

Rutin panaskan mesin motor di pagi hari
Memanaskan motor adalah sebuah cara merawat dengan memanaskan mesin agar oli dalam mesin siap melumasi mesin sehingga perfoma dari mesin itu lebih maksimal. Cara memanaskan motor matic yang baik adalah kurang lebih 5 sampai 10 menit dan sebaiknya menggunakan kick stater saja, jika menggunakan stater elektrik tentunya akan lebih banyak menguras daya baterai.

Ganti oli secara berkala
Perawatan motor matic yang satu ini tergolong hal paling penting, untuk itu sebagai perawatan lakukan sesuai dengan jadwal pergantian oli yang biasanya dilakukan setiap 1.000 kilometer dan untuk pergantian oli transmisi (oli gardan) maksimal ketika jarak tempuh sudah mencapai 5.000 kilometer. Apabila acuan kilometer untuk ganti oli lupa sebaiknya lakukan perawatan rutin setiap dua sampai tiga bulan sekali. Dan jangan lupa juga untuk menggunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi motor matic yang dimiliki.

Jangan kehabisan bensin
Dalam menjaga dan merawat motor matic kebiasaan buruk yang sering terjadi adalah sampai kehabisan bensin. Jangan sampai motor matic berhenti di jalan akibat bensin habis karena dapat merusak mesin, terlebih pada jenis injeksi. Untuk itu, usahakan selalu motor matic jangan sampai menunjukkan indikator E pada spidometer dan biasakan terisi bahan bakar full untuk mengantisipasi hal tersebut.

Check kondisi vanbelt dan roller
Pentingnya akan memeriksa kondisi vanbelt merupakan hal yang tak boleh untuk ditinggalkan bagi pemilik motor matic. Kondisi vanbelt yang mempunyai bahan yang terbuat dari karet dikhawatirkan akan putus di tengah jalan yang mengakibatkan motor berhenti dan tak bisa berjalan lagi. Jika sudah menjadi keharusan untuk mengganti vanbelt tersebut sebaiknya gunakan suku cadang original sehingga membuat motor matic lebih terjamin karena pasti lebih awet.

Perawatan aki
Tak mudah untuk mengetahui kondisi aki pada motor matic sehingga setiap pengguna mayoritas pernah motornya mengalami mati aki. Jika hal demikian terjadi tentu akan kehilangan power dari motor selain itu juga cahaya lampu yang berkurang. Yang paling menjengkelkan jika aki motor matic mati adalah pada saat menghidupakan motor harus menggunakan kick starter yang membuat lebih banyak mengeluarkan tenaga. Oleh karena itu, disarankan sebaiknya pengguna mengganti aki dalam 7-8 bulan setelah penggantian terakhir.

Stabilkan kecepatan gas
Biasanya hal ini sering dilakulan oleh pengguna motor matic yakni ketika kecepatan motor dalam kondisi melaju kencang secara tiba-tiba menurunkan gas begitu pun sebaliknya. Sebab, tanpa disadari hal ini akan merusak masa umur mesin. Dengan kecepatan yang kurang stabil tak hanya akan merusak mesin namun sampai juga pada vanbelt.

Ganti oli shockbreaker
Oli memang tak hanya terdapat pada mesin namun juga pada shockbreaker. Oleh karena itu, perlu adanya pergantian dengan tujuan tak lain agar kondisi shock motor tetep berfungsi secara normal. Untuk jadwal pergantian oli shock motor bisa setiap mencapai jarak tempuh 10.000 kilometer.

Servis rutin di bengkel
Perawatan pada servis berkala motor matic biasanya meliputi penggantian oli, membersihkan karburator dan seting motor. Disarankan servis pada bengkel resmi untuk menanyakan menggenai aki apakah masih layak, vanbelt dan roler apakah memerlukan penggantian. Dari beberapa hal tersebut tentunya akan semakin baik jika penggunaan suku cadang dengan yang original. Lakukan servis berkala kurang lebih tiga bulan sekali untuk menjaga performa motor matic.

Gunakan bensin berkualitas
Tips dan cara merawat motor matic yang terakhir susah-susah gampang. Sebab, tak jarang ada saja penjual bensin campuran. Oleh karenanya kita perlu untuk berhati-hati. Kualitas bensin sangat mempengaruhi kualitas mesin motor, untuk itu sebaiknya mengisi bensin pada tempat yang tepat dan dikelola oleh pemerintah atau tempat-tempat penjual bensin resmi.

Akan tetapi, biasanya pasca penggunaan selama lima tahun, peforma mesin dan komponen lain akan menurun, selain itu akan sangat tepat jika kita meng-upgrade alias mengganti sepeda motor dengan yang baru. Sebab jika tidak, motor akan sangat sering membutuhkan servis dan performanya terus menurun.

Jika terus melakukan perawatan dengan baik maka motor matic yang kita miliki akan terjamin awetnya. 

Komentar