Jalan Buntu
Tatkala engkau menemukan jalan buntu dalam hidupmu, tidak perlu mengurung diri dan bermuram hati apalagi menyendiri. Tidak perlu iri dan membandingkan diri dengan kehidupan orang lain.
Tetaplah beraktivitas seperti dirimu yang lalu, tarik pipimu untuk tersenyum selalu, tanpa harus berkeluh kesah menceritakan keadaanmu, maupun segudang masalah dan keresahanmu.
Karena jawaban dari masalahmu terkadang bukan dalam ruang hati dan pikiranmu. Karena engkau terlalu fokus pada yang itu-itu, sehingga tidak dapat menemukan jalan lain dan merasa buntu, dan yang tampak dimatamu tidak ada jalan lagi di depanmu.
Keadaan ini seringkali mendorong mundur sebelum sempat maju dan menjadikanmu putus asa. Istilah orang, kalah sebelum perang.
Karena banyak ketakutan tentang ini dan itu, yang sebenarnya belum tentu.
Masalah itu juga tidak harus diberitahukan pada siapapun, karena jawaban dari seseorang yang tidak tepat, mungkin bisa jadi menjatuhkanmu lebih dalam. Kalau kamu memiliki sahabat atau orang yang bijak, berbahagialah dirimu, karena akan ada yang siap membantu memberi jalan keluar untukmu.
Kalau tidak maka lupakan sejenak masalahmu, perhatikan apapun yang terjadi di sekitarmu, tidak jarang justru jawaban itu muncul begitu saja dan membuat kesadaran baru dan ternyata menjadi jalan keluar, tanpa harus mengatakan sesuatu.
Tidak seorang pun hidup tanpa masalah, baik itu orang yang kau lihat kaya tidak kekurangan apa-apa, ataupun seseorang yang nampak rukun bahagia. Semua punya kadar masalah yang berbeda, sesuai dengan kemampuannya. Yang membedakan hanya satu, yaitu bagaimana dia menyikapinya.
Ada orang yang hidupnya selalu mengeluh, apapun di keluhkan, dan ada orang yang lebih memilih diam untuk menyelesaikan. Bersyukurlah atas apa yang ada dan kamu miliki, jalani dengan sepenuh hati, maka akan kau temukan sendiri. Urip kui sawang sinawang.

Komentar