Rabu, 17 Juni 2026 | 16:38
LIFESTYLE

Jangan Asal Memakai Tabir Surya

Jangan Asal Memakai Tabir Surya
Ilustrasi tabir surya (Getty Images/iStockphoto/Tirto)

ASKARA - Bermukim di negara tropis dengan Matahari yang kerap bersinar terik membuat tidak bisa jauh dari produk tabir surya alias sunscreen. 

Kandungan SPF yang ada di dalamnya akan melindungi kulit dari risiko belang atau terbakar, mengurangi pembentukan kerut di wajah, dan menjauhkan risiko kanker kulit. 

Banyak manfaat memakai tabir surya setiap hari. Sebagai salah satu produk perawatan kulit yang sangat penting dalam pencegahan kanker tentu pemakaian tabir surya juga tidak boleh sembarangan. Sayangnya, masih banyak yang belum menyadari kesalahan saat menggunakan tabir surya.

Berikut adalah beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan saat memakai tabir surya;

1. Terlalu bergantung pada kandungan SPF di dalam pelembab

Menggunakan pelembab dengan kandungan SPF akan melindungi kulit dari paparan sinar Matahari. Dermatolog juga menyarankan pemakaian pelembab dengan kandungan SPF, namun bukan berarti bisa bergantung sepenuhnya pada pelembab tanpa menggunakan tabir surya.

Kandungan SPF pada pelembab tidak setinggi yang didapatkan pada produk tabir surya karena pelembab lebih berfokus untuk menjaga kulit agar tidak kering. Khasiat SPF pada pelembab tidak akan memberikan dampak yang sama dengan tabir surya.

Untuk menghindari kesalahan, lebih baik memakai produk tabir surya yang memang dirancang sebagai pelindung dari Matahari. Ketika mencari produk yang dapat bekerja efektif, perhatikan label dan pastikan bahwa kandungan SPF mencapai 30 atau lebih. Selain itu, produk dengan SPF juga harus memiliki broad spectrum yang akan melindungi dari sinar UV.

2. Mencampur tabir surya dengan make up 

Memadukan produk make up dan perawatan kulit seperti serum pada pelembab dan mencampur dua warna foundation yang berbeda sah-sah saja dilakukan. Tapi jangan coba-coba melakukan hal yang sama pada tabir surya.

Fungsi kandungan SPF dalam tabir surya akan melemah jika langsung mencampurkannya dengan make up. Biarkan tabir surya menjadi bagian yang berbeda dalam tahap perawatan kulit wajah. Oleskan dengan terpisah dan beri waktu bagi kulit untuk menyerapnya.

3. Tidak menggunakan secara menyeluruh

Biasanya kesalahan yang umum terjadi saat memakai tabir surya adalah mengaplikasikannya seperti masker dengan melewatkan bagian seperti kelopak mata dan telinga. Padahal, kulit kelopak mata adalah yang paling rentan terhadap kanker.

Bagian belakang telinga dan leher pun sebaiknya menjadi perhatian saat menggunakan tabir surya karena bagian-bagian inilah yang tanpa disadari paling sering terkena paparan sinar matahari.

Bibir juga menjadi bagian yang paling sering terlewat. Bagian bibir juga rentan terhadap kerusakan karena tidak memiliki banyak melanin sebagai pigmen pelindung. Namun jangan oleskan tabir surya pada bibir. Untuk merawatnya, oleskan lip balm atau lipstick dengan SPF 15.

4. Berada terlalu lama di luar ruangan

Studi yang dipublikasikan International Journal of Cancer terlihat bahwa orang-orang yang menggunakan tabir surya dengan SPF 30 menghabiskan waktu 25 persen lebih lama di luar ruangan daripada yang hanya menggunakan produk dengan SPF 10.

Memakai tabir surya tidak membuat kita semata-mata dapat berlama-lama berada di bawah sinar Matahari tanpa terkena risiko masalah kulit. Sinar Matahari akan tetap membuat kulit berisiko terbakar terutama jika hanya sekali menggunakan tabir surya.

Komentar