Dusun Semilir, Destinasi Wisata untuk Generasi Zaman Now
ASKARA - Provinsi Jawa Tengah, khususnya Semarang memiliki banyak destinasi wisata menarik yang bisa kamu dikunjungi. Salah satunya adalah Dusun Semilir Eco Park.
Destinasi yang berada di Jalan Soekarno Hatta No 49, Bawen ini kamu akan disajukan dengan kekayaan kuliner, pusat oleh-oleh, warisan budaya Indonesia dan kerajinan lokal.
Sesuai namanya, tempat ini menyuguhkan suasana sejuk seperti di perdesaan. Namun tetap dikemas dengan gaya kekinian dan tentunya instagramable sehingga pas untuk generasi zaman now.
Arsitektur tempat wisata ini mengusung konsep stupa Candi Borobudur. Bangunan utama Dusun terdiri dari lima buah stupa yang menjadi satu lantai. Lantai satu berisi pusat oleh-oleh jajanan, craft, beserta batik dan lantai 2 menjadi Fine Dining Resto.
Wisata Dusun Semilir memiliki fasilitas yang lengkap seperti spot foto yang menarik. Para pengunjung yang datang dapat berfoto di salah satu sudut paling populer, yaitu jembatan senggol. Jembatan dengan desain modern-tradisional ini dilengkapi ornamen kayu unik.
Selain tempatnya yang instagramable, jembatan senggol juga dipadati penjual kuliner di ruas kiri-kanan jalan. Ada penjaja kue putu, sosis bakar, cilok, tempe mendoan, cumi bakar, es teh, dan es krim.
Dusun Semilir punya banyak wahana, Salah satunya yang terbaru terbaru yakni perosotan warna-warni dengan karcis hanya Rp 10 ribu.Sementara untuk masuk ke Dusun Semilir Eco Park Bawen Semarang ini sendiri tiketnya sangat murah yaitu Rp 15 ribu saat Weekdays dan Rp 20 ribu Weekend.
Sepertinya mengeksplore tempat ini dalam sehari tidak cukup. Bagi pengunjung ingin menjelajahi seluruh destinasi ini dapat menginap di hotel terdekat yakni Faustine Hotel Semarang. Hotel ini menyediakan fasilitas lengkap dengan harga ekonomis yakni Rp 300 ribuan.
Dusun Semilir Eco Park berlokasi tidak begitu jauh dari kota-kota besar di sekitarnya. Jarak tempuh dari Kota Semarang hanya sekitar 37 kilometer dengan waktu tepuh kurang-lebih 40 menit dengan kendaraan pribadi. (genpi/lov)

Komentar