Senin, 07 September 2026 | 16:20
LIFESTYLE

Sejarah Nama Lontong Cap Go Meh

Sejarah Nama Lontong Cap Go Meh
Lontong Cap Go Meh

NETHERLANDS: Konon, pada waktu Laksamana Zhèng Hé (1371–1433 or 1435) mendarat di Semarang, beliau mengadakan lomba masakan makanan berkuah. Lomba diadakan pada tanggal 15 bulan 1 Imlek.

Semua orang yang mendengar dan ingin mengikuti lomba dengan gembira sudah menyiapkan bahan-bahan masakan dari jauh-jauh hari.

Pada saat sehari sebelum perlombaan di mulai ada seorang Datuk yang baru mendengar ada lomba masakan makanan berkuah yang diadakan oleh Zhèng Hé, Datuk ini juga ingin mengikuti lomba tersebut.

Karena keterbasan waktu yang hanya sehari, akhirnya beliau memasak dengan memasukkan semua bahan yang ada ke dalam kuah yang dimasaknya.

Keesokan harinya, dimulailah lomba masakan makanan berkuah, semua masakan yang dilombakan ditata rapi di atas meja panjang.

Masakan berkuah pun beraneka ragam dari bahan yang murah sampai mahal.

Zhèng Hé dengan pelan-pelan mencicipi satu persatu masakan di atas meja.

Tiba pengumuman pemenang, Sang Datuk bertanya bagaimana masakan beliau dan masuk peringkat ke berapa?

Karena masakan Sang Datuk yang isinya campuran bahan-bahan masakan seperti lontong, telur, daging, ayam, rebung, dan sebagainya, Zhèng hé menyebutnya luàn tāng! Luàn tāng artinya: kuah yang isinya berbagai macam bahan masakan.

Kemudian Zhèng hé memberitahu salah satu prajuritnya untuk mengumumkan peringkat keberapa masakan Sang Datuk: “luàn tāng dì shíwǔ míng,” yang arti/terjemahannya: ” masakan berkuah yang isinya berbagai macam bahan masakan ini adalah peringkat ke lima belas.”

Kebetulan prajurit yang mengumumkan ini adalah orang Hokkian, dengan lantang dia mengumumkan hasil peringkat masakan Sang Datuk dengan menggunakan bahasa Hokian “Luàn tāng cap go mia.”

Datuk dan orang-orang yang mendengar pun mengira Zhèng Hé memberi nama masakan kuah tersebut dengan nama “Lontong Cap Go Meh.”

Jadi nama lontong Cap Go Meh adalah pelesetan/penyesuaian lidah lokal atas pengucapan “Luàn tāng cap go mia.”

Sejak saat itulah masakan Sang Datuk pun terkenal dengan nama Lontong Cap Go Meh, dan berlanjut hingga sekarang.

Mang Ucup

Komentar