Sosok Ini Ngebet Ingin Jadi Wakil Anies, Tapi di DPRD Masih Alot
ASKARA - Salah seorang calon wakil gubernur DKI Jakarta yang akan mendampingi Anies Baswedan memimpin ibukota mengunjungi sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta. Di antaranya, Fraksi PSI, Golkar, dan Demokrat.
Nurmansjah Lubis, mencoba menggaet dukungan dari fraksi ke fraksi. Sebelumnya, dia terlebih dahulu telah menyambangi fraksi PDIP dan PAN. Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin mengklaim Nurmansjah (Ancah) telah direspons dengan positif.
"Mudah-mudahan ini sinyal bagus untuk bang Ancah agar beliau Insya Allah bisa terpilih jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta," harap Arifin, Rabu (19/1) kemarin.
Dalam pertemuan itu, Arifin mencoba membrandingkan Ancah dengan sejumlah percakapan menarik, salah satunya menceritakan sosok Ancah saat berkiprah di kursi dewan selama 10 tahun lamanya.
"Ya, tentang sejarah perjalanan hidup beliau, 10 tahun di dewan, kemudian beliau menjadi auditor BPKP. Ya, memperkenalkan diri lah," ujar Arifin.
Ancah bersaing dengan Ahmad Riza Patria yang mewakili Partai Gerindra. Jika dibandingkan, aktivitas jelang pemilihan wakil gubernur ini Ancah nampak lebih masif dalam mendekatkan diri dengan fraksi-fraksi DPRD DKI yang akan menentukan pilihan pengganti Sandiaga Uno ini.
Pemilihan Wagub juga sebelumnya sempat dilakukan di DPRD periode 2014-2019, sayangnya perjalanan proses pemilihan saat itu berjalan sangat alot, bahkan mandek.
Saat itu, Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) bahkan sudah diagendakan sebanyak tiga kali, sayangnya peserta yang ditargetkan untuk pemilihan tidak mencapai sesuai aturan atau kuorum.
Kemudian rapimgab kembali dilakukan pada Senin (27/1). Namun sayangnya kembali rapimgab tersebut tidak mencapai angka kehadiran yang diharapkan, yang diketahui, rapimgab perlu dihadiri oleh 50 persen + 1 dari dari jumlah pimpinan DPRD, pimpinan fraksi, serta pimpinan komisi. Hingga saat ini belum diketahui kapan rapimgab akan kembali diadakan.
Seperti diketahui, rapimgab ditujukan untuk mempertemukan para petinggi DPRD, yang akan disusun Panitia Khusus (Pansus) guna membahas tata tertib pemilihan. Setelah para pimpinan dewan sepakat, maka tata tertib tersebut disahkan dalam rapat paripurna DPRD.
Kemudian panitia pemilihan (panlih) pun dibentuk untuk memverifikasi kelengkapan administrasi kandidat cawagub, selain itu juga untuk menyusun teknis pelaksanaan pemilihan Wagub.

Komentar