Belajar Kesadaran Membangun Negeri Dari Singapura
JAKARTA: Setelah 5 hari di Singapura untuk rencana melaksanakan sekolah selama 10 bulan, dan setelah mendapatkan penjelasan dan mengunjungi beberapa tempat, saya bisa menyimpulkan bahwa ada 3 hal pokok yg membuat Singapura menjadi negara paling maju di Asia Tenggara:
1. Kesadaran akan kelemahan dan kekurangan.
Awal tahun 1945 an, penduduk Singapura menyadari kelemahan dan kekuranganya bahwa mereka adalah migran (sebagian besar dari China), berada di sebuah pulau kecil dan tidak begitu banyak sumber daya alamnya dan saat itu sedang porak poranda akibat Perang Dunia ke II.
Kesadaran ini membuat mereka tidak punya pilihan lain selain bekerja keras dan belajar keras untuk meningkatkan kemampuan.
Saat ini Singapura adalah negara yang menjadi tujuan berobat WNI yang mampu dan mencari pengobatan terbaik karena memang kualitas pelayanan kesehatan dan dokternya terkenal sangat bagus. Dari Almarhumah Ibu Ani, Novel Baswedan dan masih banyak lagi memilih berobat di Singapura.
Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas industri jasa dari penduduk Singapura, salah satunya jasa rumah sakit, memang bagus.
2. Kepemimpinan yang baik dan kuat.
Lee Kuan Yew membangun pondasi kehidupan bertata negara yang baik, teratur dan systematis dengan berdasarkan meritocracy (kesuksesan ditentukan oleh kemampuan dan kerja keras, bukan hak khusus atau privilege) di Singapura.
Hal ini yang membuat kompetisi sehat bagi penduduk Singapura. Hal ini juga yg membuat korupsi dan penyelewengan-penyelewengan lain di Singapura relatif sangat kecil. Hukum bisa ditegakkan.
3. English
Singapura menggunakan Bahasa Inggris di sekolah, pemerintah dan lain-lain. Bahasa sesuai ras diajarkan juga di sekolah tapi bahasa sehari-hari adalah Bahasa Inggris.
Hal ini yang membuat Singapura menjadi warga internasional yang bisa beriteraksi dengan negara-negara lain dengan mudah. Peluangpun datang. Saat ini Singapura adalah pelabuhan penghubung untuk Asia Tenggara. Ekonomi Singapura ditopang oleh jasa pelabuhan dan industri jasa lainnya.
Hal di atas adalah sekilas tentang Singapura. Tentu saja perlu pembahasan lebih mendalam apabila ingin memberi cerita lengkap tentang Singapura.
Sebenarnya apa yang terjadi dan dicapai oleh Singapura bisa kita tiru baik sebagai negara maupun individu:
1. Sadari kekurangan, kelemahan dan tantangan kemudian rubah dengan kerja keras sehingga menjadi peluang, harapan dan kesempatan.
2. Jadilah pemimpin yang baik dan kuat pada level apapun. Kita sebagai individu adalah pemimpin bagi diri sendiri. Sebagai kepala keluarga memimpin keluarga dan seterusnya.
3. Menjadilah terbuka dengan kerjasama dan peluang. Kemampuan berkomunikasi sangat penting. Bicaralah dengan siapapun dan cobalah membangun kerjasama. Hanya dengan kerjasama atau kolaborasi kita bisa maju.
Demikian semoga ada manfaatnya.
Dedi Gunawan Widyatmoko, S.E.,M.M.Pol.
Opini pribadi dan tidak mewakili instansi manapun

Komentar