Happy Birthday King Elvis !
NETHERLANDS: Sejak usia 15 tahun Mang Ucup sudah kegilaan Elvis sang idola bahkan s/d saat ini. Oleh sebab itulah di hari ulang tahun Elvis yang ke 85 ini saya hendak menceritakan ketika masa kecilnnya Elvis yang tidak banyak diketahui orang.
Elvis lahir pada 8 Januari 1935 di Tupelo Timur, dari pasangan Glady Love Smith dan Vernon Elvis Presley.
Ia terlahir dari seorang ayah yang baru berusia 19 tahun dan sang ibu 23 tahun. Ia diberi nama Elvis Aaron Presley.
Elvis memiliki saudara kembar bernama Jesse Garon yang meninggal 30 menit sebelum kelahiran Elvis.
Kedua orang tuanya tidak memiliki pekerjaan. Biaya untuk mengubur saudara kembarnya pun tidak ada. Sehingga terpaksa anak itu dikubur hanya dalam kotak sepatu.
Kedua orang tuanya hidup sangat memprihatinkan. Untuk makan pun mereka sering kali mendapatkan bantuan dari tetangga. Mereka juga tidak memiliki kamar mandi sendiri.
Meski kehidupan ekonomi mereka pas-pasan atau bahkan kurang, tapi dalam hal iman mereka termasuk keluarga yang taat.
Sejak kecil kedua orang tuanya, membawa Elvis menghadiri kebaktian di Gereja Pentakosta Sidang Jemaat Allah (GSJA).
https://www.youtube.com/watch?v=LL_Q61uR-V0
Di Gereja inilah Elvis mulai belajar dan senang menyanyikan lagu-lagu rohani. Ia berbagung dalam koor Gereja. Guru sekolahnya mendaftarkan Elvis untuk turut lomba menyanyi anak-anak.
Pada saat lomba Elvis baru berusia delapan tahun. Ia menyanyikan lagu Old Shep dengan menggunakan topi dan pakaian Koboi.
Elvis keluar sebagai juara dan memenangkan hadiah sebesar AS$ 5 dan karcis untuk masuk pasar malam. Hadiah uang yang ia terima; diberikan kepada ibunya.
Ketika ulang tahun Elvis yang kesepuluh, ia diberi hadiah Gitar oleh ibunya>
Ia mendapatkan bimbingan main Gitar dari Pendetanya. Sejak itulah ia mulai senang, bahkan kecanduan main Gitar. Ke manapun ia pergi, ia tidak pernah melupakan gitarnya. Bahkan di sekolah; ketika jam istirahat ia selalu memainkan gitarnya.
Elvis lebih senang menyendiri main Gitar daripada bermain dengan teman-teman sekelasnya. Maklum ia sering dicemooh sebagai Mama’s Boy alias anak mama.
Walaupun demikian masih banyak penggemar Elvis lainnya di sekolah tersebut.
Apabila ia menyanyi selalu dikelilingi oleh gadis-gadis teman sekolahnya.
Elvis tinggal dan tumbuh besar di kampung kumuh yang dihuni oleh sebagian besar. penduduk berkulit hitam.
Pengalaman inilah yang membuatnya lebih senang bergaul dengan mereka daripada teman-teman kulit putihnya.
Karena kedekatan inilah, maka ia lebih senang mendengar lagu-lagu rohani orang kulit hitam yang dikenal dengan istilah Black Gospel.
Dari mereka Elvis belajar dan meniru cara bernyanyi dan gaya menggerakkan tubuhnya, yang sangat memengaruhi kariernya di kemudian hari.
Kebanyakan orang bahkan para penggemar Elvis tidak mengetahuinya bahwa rambut asli Elvis itu berwarna pirang.
Namun sejak kecil ia merasa malu berambut pirang. Ia lebih senang memiliki rambut hitam seperti teman-teman yang berkulit hitam. Dan sejak remaja Elvis selalu mencat rambutnya menjadi hitam.
Ketika dewasa; rambut Elvis selalu disemir dengan menggunakan Vaseline dan Rose Oil murahan. Mang Ucup

Komentar