Resmi Beroperasi di Bandung
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Karya Anak Bangsa
BANDUNG: Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza, resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau Charging Station di Bandung, Senin (23/12/2019).
"Kendaraan bermotor listrik merupakan salah satu tren transportasi terkini yang mengubah gaya hidup kita," ujar Hammam sesaat sebelum meresmikan SPKLU.
Sejalan dengan terbitnya Perpres No. 55 Tahun 2019 pada 12 Agustus 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai, BPPT lakukan kliring teknologi fast charging station.
BPPT telah berinisiasi membangun dua unit fast charging station di area Gedung BPPT Thamrin Jakarta dan Kawasan PUSPIPTEK Serpong pada akhir 2018 menjadi motor penggerak untuk tumbuh dan berkembangnya ekosistem KBL dan infrastruktur pendukungnya, diantaranya SPKLU.
Pengembangan infrastruktur SPKLU ini memerlukan komitmen Pemerintah untuk mendukung penuh pada fase awal sehingga bisa terbentuk ekosistem KBL yang kondusif, yaitu hingga mencapai nilai keekonomian perbandingan antara ketersedian jumlah KBL dengan jumlah SPKLU.
“Pemerintah perlu membuat target jumlah minimal populasi KBL secepatnya, sehingga occupancy rate dari charging station bisa maksimal, sebagai ilustrasi setiap 20.000 unit KBL roda 4 diperlukan minimal 1000 unit tipe fast charging station," ungkap Hammam.
Lebih lanjut Hammam mengungkapkan bahwa peran BPPT dalam bisnis SPKLU terbagi dua, yakni pada bagian hulu untuk melakukan kliring teknologi dan transfer teknologi yang akan mendukung penetapan standardisasi teknologi pada SPKLU, serta mendorong keterlibatan industri dalam negeri melalui TKDN.
Selain itu, pada bagian hilir, BPPT melakukan pengkajian dan penerapan pilot project SPKLU serta pengujian dan audit teknologi berbagai tipe SPKLU baik fast charger maupun ultra-fast charger.

Komentar