Tercipta Karena Organ Gereja Rusak
Lagu Surgawi
NETHERLAND: Kita tentu akan merasa ada sesuatu yang kurang kalau ada perayaan Natal tanpa menyanyikan "Malam Kudus," bukan?
Bahkan banyak penjahat yg paling sadis sekalipun, apabila mereka mendengar lagu ini; mereka bisa mengeluarkan air mata terharu.
Siapa yang belum pernah mendengar lagu yang tak pernah alpa dipujikan dalam setiap perayaan Natal ini?
Malam Kudus memang layak disebut sebagai lagu Natal sepanjang masa! Bahkan ada yang menilai bahwa lagu ini adalah "Lagu Surgawi".
Lagu yang indah ini telah diterjemahkan dari bahasa aslinya Jerman ke ratusan bahasa lainnya.
Banyak orang menduga bahwa lagu ini pasti disusun dan dikomponis oleh seorang ahli musik kondang, seperti Mozart atau Beethoven.
Namun kenyataannya tidaklah demikian bahkan. Lagu inipun dibuat sebenarnya dengan tanpa diduga dan direncanakannya terlebih dahulu.
Joseph Mohr (1792 - 1848) adalah asisten pastor dari gereja kecil yang bernama St.Nicholas di daerah pegunungan Tirol (Jerman Selatan). Karena ia tinggal di desa maka yang menjadi pemain organ nyapun, seorang guru sekolah yang bernama Franz Gruber (1787 - 1863).
Beberapa hari sebelum Natal ternyata organ gereja rusak, mereka menjadi bingung, bagaimana mereka bisa merayakan Natal tanpa organ.
Karena mereka tidak ingin mengecewakan para pengunjung gereja sedangkan hari Natal yang sudah ada diambang pintu.
Maka Herr Mohr mencoba mulai menyusun lagu baru dengan kata-kata yang sederhana.
Dimana lagu tersebut nanti bisa dinyanyikan dengan tanpa harus diiringi dengan organ.
Setelah text nya selesai disusun, ia memperlihatkan text dari lagu tersebut kepada kawan baiknya Herr Gruber: "Puji Tuhan, Friend Mohr, kami telah menemukan satu lagu yang indah sekali!".
Setelah itu langsung Herr Gruber membuat komposisi untuk text lagu yang telah dibuat oleh kawan baiknya Herr Mohr.
Akhirnya jadilah lagu "Malam kudus" yang kita kenal sekarang ini. Satu lagu yang sangat sederhana tetapi indah text maupun melody nya.
Dan tepat pada hari Natal, Herr Mohr dan Herr Gruber menyanyikan lagu tersebut didampingi oleh guitar dari Herr Gruber.
Ketika tukang organ datang untuk memperbaiki organ di gereja tersebut, ia sangat terpesona sekali oleh lagu yang dibuat dan disusun oleh Herr Gruber & Herr Mohr. Oleh sebab itulah ia berhasrat untuk menyebar luaskannya lagu tsb keseluruh Jerman.
Dan pada tahun 1843 lagu tersebut diterjemahkan kedalam bahasa Inggris oleh John F. Young (1820-1885).
Aneh tapi nyata, coba kalau pada saat tersebut organ digereja Herr Mohr tidak rusak, mungkin lagu ini tidak akan terciptakan.
Jadi satu lagu yang luar biasa indahnya terjadi dan terciptakan secara kebetulan, ialah karena organ gereja rusak.
Josef Mohr meninggal dalam usia 56 tahun. Franz Gruber meninggal dalam usia usia 76 tahun. Walaupun demikan sejauh pengetahuan orang, mereka tidak pernah menulis ataupun menciptakan apa-apa lagi yang luar biasa.
Malam kudus, sunyi senyap, Siapa yang belum lelap? Ayah bunda yang tinggallah t\'rus, Jaga Anak yang maha kudus; Anak dalam malaf, Anak didalam malaf.
Lukas 2:11 Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.
Mang Ucup

Komentar