11 Desember Hari Gunung Internasional
JAKARTA: Hari Gunung Internasional ditetapkan pada tanggal 11 Desember tahun 2002 oleh PBB. Tujuan dari diadakannya Hari Gunung Internasional adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap segala isu yang berpotensi membahayakan eksistensi gunung.
Hal itu disampaikan salah satu pendiri komunitas pendaki gunung wanita SIABI (Swara Ibu Asah Bangsa Indonesia) Yanni Krishnayanni kepada redaksi Askara, Rabu, (11/12/2019).
"Selain itu, Hari Gunung Internasional bertujuan untuk menciptakan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya pegunungan bagi kehidupan," ujar Yanni.
Kenapa Gunung menjadi sangat penting? Menurut Yanni karena di gununglah terdapat banyak hutan, hutan sumber oksigen sebagai paru-paru kehidupan. Maka itu sangat penting untuk kita jaga bersama.
"Semoga semua pendaki maupun yang mengaku sebagai Pecinta Alam bisa menjadi agen untuk menjaga dan memelihara hutan belantara di Negeri Kita yang tercinta ini," imbuh Yanni.
Sementara itu, pendiri SIABI lainnya, Hilda V Putong menjelaskan bahwa United Nation mengungkapkan tentang meningkatnya perhatian terhadap pentingnya gunung sehingga menyebabkan PBB mendeklarasikan tahun 2002 sebagai Tahun Gunung Internasional PBB dan dirayakan untuk pertama kalinya pada tahun berikutnya, tahun 2003.
Sayangnya, gunung berada di bawah ancaman perubahan iklim dan eksploitasi berlebihan. Ketika iklim global terus memanas, orang-orang gunung beberapa dari yang termiskin di dunia menghadapi perjuangan yang lebih besar untuk bertahan hidup. Meningkatnya suhu juga berarti bahwa gletser gunung mencair pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, mempengaruhi pasokan air tawar di hilir bagi jutaan orang.
Ditambahkan Hilda, di Indonesia, karena musim panas berkepanjangan, gunung-gunung di berbagai wilayah terbakar oleh karena berbagai sebab baik dari alam maupun manusia sendiri. Kalimantan yang awalnya menjadi paru-paru dunia berubah menjadi paru-paru yang tidak mulus lagi (baca berlubang) akibat penebangan hutan liar maupun industri perkayuan illegal dan lain sebagainya. Masalah ini tentunya sangat mempengaruhi kita semua.
"Tema hari Gunung International tahun 2019 adalah Mountains Matter for Youth. Untuk itu mari mengambil bagian yang besar untuk menyelamatkan gunung dan tetap memelihara bumi pertiwi untuk kemaslahatan bersama, khususnya untuk kaum muda Indonesia," himbau Hilda.

Komentar