Artikel ini hasil survey pribadi Mang Ucup
Azimat Hidup Abadi – Bag. 2 / 2
Cawan ini adalah cawan bekas bibir dari Tuhan Yesus.
Bahkan cawan ini telah digunakan untuk menampung tetesan-Nya darah Allah. Ketika Tuhan Yesus disalib.
Cawan Azimat tersebut lebih lazim disebut sebagai "The Holy Grail".
Bahkan sampai saat sekarang ini masih benar2 Ada alias Bukan Hoax
Pertama kali kita mengetahui tentang keberadaan dari cawan tersebut secara tertulis ialah pada tahun 1180 di Perancis dgn judul Conte del Graal (\\'Story of the Grail\\') atau Perceval.
Disamping itu ada dua buku lainnya dari Wolfran von Eschenbach dengan judul Parzifal yang ditulis pada abad ke 13 dan dari Sir Thomas Malory dengan judul "Le Morte D\\'Arthur" yang ditulis pada abad ke 15.
Bahkan Hitler sendiripun pernah tergiur dan memerintahkan untuk memburu cawan azimat in.
Kisah ini bukan hanya sekedar khayalan film dari Indianer Jones saja, namun benar2 berdasarkan fakta sejarah.
Hitler telah memerintahkan kepada seorang perwira SS yang bernama Otto Rahn untuk mencari cawan azimat ini di Perancis Selatan di Rennes le Chateau.
Berdasarkarn penelitian para ahli arkheolog cawan azimat tersebut memang berada disana.
Namun akhirnya Mr. Rahn sadar bahwa Hitler itu jahat.
Maka dari itu ia tidak mau mengungkapkan tempat keberadaannya dari cawan tsb. Akibatnya ia dibunuh oleh pimpinannya sendiri Heinrich Himmler.
Tulisan terkait bagian 1 http://www.askara.co/read/2019/12/02/209/azimat-hidup-abadi-–-bag-1---2?preview=1
Bagaimana Cawan Azimat (The Holy Grail) itu bisa sampai berada di Perancis?
Yang menjaga dan membawa keluar cawan azimat dari Israel ke Eropa adalah Yusuf dari Arimathea atau adik kandung-Nya dari Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mempunyai empat orang adik, Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? (Mark 6:3).
Yoses adalah terjemahan dari nama Iesoph dlm bhs Latin atau Yoseph dalam bahasa Ibrani. Atau Yusuf dalam bahasa Indonesia. Sedang dlm bhs Sunda menjadi Ucup!
Yusuf dari Arimathea itu sebenarnya adalah adik kandung tertua dari Tuhan Yesus. Oleh sebab itu ia mendapatkan ijin dari Pilatus untuk mengurus pemakaman-Nya Tuhan Yesus.
Mengingat ayah-Nya Tuhan Yesus, Yusuf telah wafat beberapa tahun sebelumnya.
Maka berdasarkan tradisi dan kebiasaan orang Yahudi yang mendapatkan kewajiban untuk mengurus jenazah Tuhan Yesus adalah adik tertua-Nya. Dalam hal ini ialah Yusuf dari Arimathea.
Berdasarkan Alkitab hanya ada dua pengikut pria Tuhan Yesus yang hadir pada saat Tuhan Yesus disalib ialah Yusuf dari Armathea dan Nikodemus.
Ketika seorang prajurit menikam lambung-Nya Yesus dengan tombak, segera mengalir keluar darah dan air. (Yoh 19:34)
Darah dan air tersebut ditampung oleh Yusuf dari Arimathea di dalam Cawan yg digunakan dalam perjamuan malam sebelumnya.
Oleh sebab itulah cawan tersebut telah menjadi satu cawan yg KUDUS (The Holy Grail) dan memiliki kesaktian-kesaktian.
Sesuai dengan janji-Nya Yoh 6:54 Barangsiapa yang minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal
Untuk menyelamatkan antara lain cawan kudus ini. Yusuf dari Arimathea berlayar keluar dari Palestina menuju England.
Mengenai perjalanan Yusuf ke England tercantum di kitab Evangelium Nicodemi dan Vindicta Salvatoris yang ditulis pada abad ke empat.
Kedua Kitab tersebut terdapat di perpustakaan Vatikan.
Disamping itu Robert de Boron seorang penulis Perancis pada abad ke 12 menulis tentang perjalanan dan kehidupan dari Yusuf Arimanthea di England - dalam bukunya "Joseph d\\'Arimathie".
Yusuf Arimathea membangun gereja pertama di pulau Avalon. Hal ini diberitakan oleh St Agustine kepada Paus Gregory Agung di tahun 597.
Bahkan berdasarkan tulisan dari seorang biarawan Inggris yang bernama Gildas.
Ketika King Arthur luka parah akibat perang di Camlan, ia dibawa ke pulau Avalon dan berhasil disembuhkan disana dengan menggunakan batuan dari cawan Azimat (The Holy Grail).
Berdasarkan catatan sejarah akhirnya cawan suci ini pada tahun 1398 jatuh ditangan Prince Hendrik Sinclair. Perlu diketahui bahwa keluarga Sinclair tinggal di Roslin (Roslyn) di Scotland.
Perkataan Roslin artinya secara literat adalah "Darah Kristus".
Sedangkan nama Sinclair berasal dari perkataan Perancis St Clair yang berarti "Terang Kudus".
Joh 8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah Terang Dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."
Setelah itu tidak diketahui lagi jejaknya The Holy Grail itu ada dimana?
Daftar Pustaka:
1. Alkitab – Lembaga Alkitab Indonesia
2. Percevl, le Conte du Graal - Chrétien de Troyes.
3. Parzifal - Wolfran von Eschenbach
4. Joseph d\\'Arimathie - Robert de Boron
5. Le Morte D\\'Arthur – Sir Thomas Malorys

Komentar