Minggu, 28 Juni 2026 | 06:10
TRAVELLING

Menjajal Hotel Baru di Kota Tua

Menjajal Hotel Baru di Kota Tua
Hotel Mercure Jakarta Batavia. (Istimewa/Accor Group)

Jakarta: Kawasan wisata Kota Tua, Jakarta, menjadi salah satu destinasi favorit di Ibu Kota. Bangunan-bangunan tua bergaya arsitektur Belanda ditambah ornamen peninggalan kolonial, menghadirkan suasana autentik yang khas.

Terdapat juga Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jembatan Kota Intan, dan tempat bersejarah lainnya. Dan kini, hadir sebuah hotel baru di bawah naungan Accor Group, yaitu Hotel Mercure Jakarta Batavia.

Dikelilingi oleh museum, galeri seni, dan bangunan Art-Deco dari zaman Belanda, hotel yang beralamat di Jalan Kali Besar Barat Nomor 44-46, Jakarta Barat ini sangat cocok bagi pengunjung bisnis maupun yang sedang liburan.

Dikelilingi oleh berbagai museum, galeri seni, dan bangunan Art-Deco dari zaman Belanda. Hal itu disampaikan oleh Vice President Sales, Marketing, Distribution, and Loyalty, Accor Indonesia, Malaysia, and Singapore, Adi Satria.

"Mercure Jakarta Batavia menghadirkan inspirasi lokal dari sejarah petualangan Kota Jakarta, menawarkan kesempatan untuk menjelajahi cerita lokal dan lokasi yang tersembunyi serta menjelajahi perpaduan desain kontemporer di hotel," ujar Vice President Sales, Marketing, Distribution, and Loyalty, Accor Indonesia, Malaysia, and Singapore, Adi Satria di Mercure Jakarta Batavia, Kamis, 25 Juli 2019.

Sebelumnya, bangunan gedung ini merupakan Hotel Omni Batavia yang berganti nama menjadi de Rivier Hotel. Kini, interior desainnya dipercantik dengan ciri khas Mercure Jakarta Batavia.
 
"Interior bangunannya sudah (tidak ada perubahan lagi). Tapi dari touch point guest experience akan ada upgrade sejalan dengan feedback pengunjung. Karena ini penting bagi kami," ucapnya.

Hotel ini memiliki 376 kamar dan suite kontemporer modern. Ada pula pusat kebugaran, restoran, kolam renang, dan beragam fasilitas lainnya.
 
"Area ini walk distance. Lebih enak jalan kaki karena macet juga daerah sini kalau naik mobil. Buat turis-turis datang ke sini parkir mobil bisa jalan kaki ke Museum Fatahilah," tandasnya.

Komentar