Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:33
NEWS

Polten Simbolon Pasang Target Besar: Pimpin Golkar, Rebut Enam Kursi DPRD

Polten Simbolon Pasang Target Besar: Pimpin Golkar, Rebut Enam Kursi DPRD
Anggota DPRD Samosir, Polten Simbolon, SE, MM, menyatakan siap maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Samosir (Dok Jepri)

ASKARA - Kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Samosir mulai diperebutkan. Anggota DPRD Samosir, Polten Simbolon, SE, MM, menyatakan siap maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Samosir yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Ia mengaku telah mengantongi dukungan tujuh dari sembilan Pengurus Kecamatan (PK).

Tujuh PK yang disebut mendukung Polten berasal dari Pangururan, Simanindo, Palipi, Ronggur Nihuta, Onan Runggu, Nainggolan, dan Sitio-tio. Ia juga mengklaim mendapat dukungan dari penasihat partai.

Jika dukungan itu bertahan hingga Musda, Polten memiliki modal politik untuk memperebutkan kursi ketua periode 2026–2031. Namun, ia belum menganggap konsolidasi selesai. Dua PK lainnya masih menjadi sasaran pendekatan politiknya.

"Saya akan terus melakukan konsolidasi untuk meminta dukungan dari dua PK lainnya," ujar Polten.

Ketua Kosgoro 1957 Kabupaten Samosir itu mengatakan pencalonannya bukan sekadar perebutan jabatan. Ia ingin memperkuat organisasi Golkar, membenahi infrastruktur partai, dan meningkatkan perolehan kursi legislatif.

Salah satu agenda yang disiapkannya adalah mengupayakan pembangunan kantor permanen Golkar di Samosir. Selama lima tahun kepemimpinannya, jika terpilih, kantor itu ingin diwujudkan sebagai pusat koordinasi, konsolidasi kader, dan kegiatan partai.

Bagi Polten, kantor permanen bukan sekadar bangunan. Ia diharapkan menjadi penopang kelembagaan partai sekaligus rumah bersama bagi para kader.

Namun, ambisi yang lebih besar menanti Golkar pada Pemilu 2029. Polten memasang target enam kursi DPRD Samosir dan merebut posisi pimpinan legislatif.

"Jika dipercaya, kami akan lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi Pileg, Pilpres, maupun Pilkada," katanya.

Ia menegaskan, target tersebut membutuhkan persiapan sejak dini, penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, serta soliditas kader.

"Kami akan berjuang merebut posisi pimpinan DPRD Samosir pada Pemilu 2029 mendatang dengan target enam kursi," ujarnya.

Target enam kursi itu menjadi pekerjaan besar bagi Golkar Samosir. Pencapaiannya tidak cukup dengan pergantian ketua atau konsolidasi menjelang pemilu. Partai juga perlu membangun mesin organisasi yang efektif dan menjaga kedekatan dengan pemilih.

Untuk saat ini, pertarungan pertama Polten adalah Musda. Dukungan tujuh PK yang diklaim telah dikantonginya menjadi modal awal, tetapi keputusan akhir tetap bergantung pada proses dan mekanisme internal partai.

Jika terpilih, Polten akan memikul dua agenda sekaligus: membangun kantor permanen Golkar dan membawa partai itu menuju target enam kursi DPRD pada 2029. Keduanya menjadi janji politik yang kelak akan diuji oleh hasil kerja organisasi.

 

Editor: Caecilia Eersta