Senin, 26 Oktober 2026 | 23:38
NEWS

LMK Pondok Bambu Gelar Nikah Massal, 10 Pasangan Resmi Memulai Rumah Tangga

LMK Pondok Bambu Gelar Nikah Massal, 10 Pasangan Resmi Memulai Rumah Tangga
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, membuka kegiatan nikah massal bagi keluarga prasejahtera di Aula Masjid Al-Hidayah, RW 09, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur (Dok Askara)

ASKARA - Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, membuka kegiatan nikah massal bagi keluarga prasejahtera di Aula Masjid Al-Hidayah, RW 09, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pondok Bambu tersebut diikuti 10 pasangan pengantin. Mereka terdiri atas lima pasangan dari Kelurahan Pondok Bambu, tiga pasangan dari Kelurahan Klender, dan dua pasangan dari Kelurahan Duren Sawit.

Kusmanto berharap, melalui kegiatan nikah massal ini, seluruh pasangan dapat membangun rumah tangga yang harmonis serta mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

“Semoga melalui kegiatan nikah massal ini, kita bersama-sama mendoakan seluruh pasangan agar dapat membangun rumah tangga dan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.

Ia mengaku bersyukur dan terharu dapat menyaksikan momen sakral yang menjadi awal kehidupan baru bagi 10 pasangan tersebut. Menurutnya, terselenggaranya kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Kami Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur sangat bersyukur dan terharu karena pada hari ini kita dapat menyaksikan momen sakral. Kegiatan ini terlaksana berkat gotong royong dan kepedulian seluruh pihak,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kusmanto menyampaikan apresiasi kepada panitia LMK Pondok Bambu, jajaran Kelurahan Pondok Bambu, pengurus RT dan RW, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hidayah, para donatur, serta instansi terkait yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga berpesan kepada seluruh pasangan pengantin agar menjadikan pernikahan sebagai awal babak baru kehidupan yang dijalani dengan penuh tanggung jawab, kasih sayang, dan komitmen untuk membangun keluarga yang harmonis.

“Pernikahan yang sah secara agama dan negara merupakan benteng perlindungan yang memberikan kepastian hukum dan keberkahan. Jangan pernah berkecil hati, karena langkah baik yang diawali di tempat yang mulia ini, insyaallah, akan membawa keberkahan yang berlipat ganda,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua LMK Kelurahan Pondok Bambu, Muhammad Idris Salam, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, khususnya di bidang sosial dan keagamaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Idris menjelaskan, proses pendataan dan penjaringan peserta nikah massal telah dilakukan sejak Januari 2026. Dari sekitar 36 peserta yang terdata di wilayah Kecamatan Duren Sawit, sebanyak 10 pasangan terpilih mengikuti kegiatan tersebut setelah melalui proses seleksi yang melibatkan koordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Duren Sawit.

“Dari sekitar 36 peserta yang terdata di wilayah Kecamatan Duren Sawit, sebanyak 10 pasangan terpilih untuk mengikuti kegiatan tersebut setelah melalui proses seleksi yang berkoordinasi langsung melibatkan KUA di Kecamatan Duren Sawit dan alhamdulillah berjalan lancar,” paparnya.

Salah satu pasangan peserta, Firzadi Mas Aji Pangestu dan Rini, warga RW 07, Kelurahan Pondok Bambu, mengaku mengetahui informasi mengenai program nikah massal tersebut melalui media sosial.

Keduanya menyampaikan bahwa program ini sangat membantu masyarakat, terutama pasangan yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi ingin melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Mereka juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Dengan adanya nikah massal ini, sangat membantu saya untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Saya sangat bersyukur bisa menikah melalui program ini,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pasangan peserta dapat memulai kehidupan rumah tangga dengan lebih mantap serta membangun keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan saling mendukung.

 

Editor: Dar Edi Yoga