Milad ALA ke-21 Digelar di Aceh Tengah, Perjuangan Pemekaran Kembali Menggema
ASKARA - Perjuangan pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali mendapat momentum. Kabupaten Aceh Tengah ditunjuk menjadi tuan rumah Milad ke-21 Deklarasi Provinsi ALA yang akan digelar pada 4 Desember 2026.
Peringatan ini menandai 21 tahun deklarasi ALA yang dicetuskan pada 4 Desember 2005 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Bagi para pejuang pemekaran, momentum tersebut bukan sekadar perayaan sejarah, melainkan ruang untuk kembali menyuarakan aspirasi pembentukan provinsi baru di wilayah tengah dan tenggara Aceh.
Ketua Umum Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) Aceh Tengah, Zam Zam Mubarak, menyebut peringatan tahun ini memiliki arti strategis. Agenda tersebut bertepatan dengan proses penyusunan regulasi penataan daerah oleh pemerintah pusat yang diharapkan membuka ruang bagi pembentukan daerah otonom baru.
“Targetnya jelas, melahirkan Deklarasi Bersama 4 Desember 2026 dari Aceh Tengah untuk percepatan Provinsi ALA dan rekomendasi atau pernyataan sikap resmi kepada Presiden Republik Indonesia,” kata Zam Zam.
Panitia menyiapkan dua agenda utama, yakni Mimbar Rakyat ALA dan Parade Budaya Aceh Leuser Antara. Mimbar Rakyat dirancang menjadi ruang orasi kebangsaan, pembacaan sikap politik rakyat ALA, serta penegasan komitmen para pendukung pemekaran.
Sementara itu, Parade Budaya akan menghadirkan pawai dari enam kabupaten/kota calon Provinsi ALA. Kesenian dan tradisi Gayo, Alas, hingga Singkil akan ditampilkan sebagai simbol persatuan, kekayaan adat, dan identitas masyarakat ALA.

Komentar