Senin, 14 September 2026 | 08:16
NEWS

Dari Angklung hingga Nasi Padang, Festival Indonesia Memikat 1.200 Pengunjung di Bucharest

Dari Angklung hingga Nasi Padang, Festival Indonesia Memikat 1.200 Pengunjung di Bucharest
Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania merangkap Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat ikut memainkan angklung bersama masyarakat (Dok Pensosbud KBRI)

ASKARA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bucharest bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Rumania memperkenalkan kekayaan seni, budaya, dan kuliner Indonesia melalui Indonesia Summer Festival 2026 yang berlangsung meriah di halaman KBRI Bucharest pada Sabtu (12/9).

Sekretaris Ketiga Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Bucharest sekaligus Koordinator Festival, Hatmadhita Angga Kusuma, mengatakan festival tersebut mendapat sambutan hangat dengan kehadiran sekitar 1.200 pengunjung.

Para pengunjung mulai dari komunitas Indonesia, korps diplomatik, masyarakat Rumania, hingga para sahabat Indonesia, termasuk alumni program beasiswa Darmasiswa dan warga Rumania yang pernah berkunjung ke Indonesia.

Para pengunjung menikmati berbagai pertunjukan seni budaya, produk dan kuliner khas Nusantara, serta layanan spa terapi.

Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania merangkap Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, menyampaikan bahwa festival ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan Indonesia sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

“Selain menikmati keanekaragaman kuliner dan pertunjukan seni budaya Indonesia, festival ini merupakan ruang untuk mempererat persahabatan dan membangun pemahaman yang lebih baik antara masyarakat Indonesia dan Rumania,” kata Duta Besar Meidyatama.

Beragam penampilan seni turut memeriahkan acara, termasuk tari Bali yang dipersembahkan Sanggar Seni Jepun Bali di Bucharest dengan gerakan, kostum, dan musik tradisional yang memukau.

Pertunjukan angklung oleh generasi muda Indonesia dan Rumania, dipandu Patric Rio Romualdo, Sekretaris Ketiga Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Bucharest, turut menarik perhatian. Selain menikmati alunan musik tradisional tersebut, para pengunjung berkesempatan memainkan angklung secara interaktif.

Kuliner Indonesia menjadi salah satu daya tarik utama. Beragam kuliner khas Nusantara, seperti nasi Padang, empek-empek, bakso, siomay, mi ayam, sate ayam, batagor, tahu gejrot, tempe, dan aneka gorengan, dijajakan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa Indonesia.

Besarnya antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya dan antrian di stan-stan makanan sepanjang festival. Sejumlah pengunjung bahkan kembali untuk mencicipi hidangan lain yang sebelumnya belum pernah mereka coba.

Beragam minuman tradisional, seperti beras kencur, kunyit asam, es dawet, dan bir pletok, turut melengkapi sajian. Selain makanan siap santap, tersedia pula kopi Nusantara, bumbu masak, dan produk herbal.

Festival juga menghadirkan layanan spa yang memperkenalkan tradisi perawatan dan relaksasi khas Indonesia kepada para pengunjung.

Kehadiran komunitas Indonesia turut menghangatkan interaksi dengan masyarakat Rumania sekaligus membuka ruang masyarakat Rumania untuk lebih mengenal Indonesia secara lebih dekat.

Di balik semaraknya, festival ini turut membawa pesan kemanusiaan melalui penggalangan donasi bagi masyarakat Indonesia yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu. Promosi budaya dan kuliner Indonesia sekaligus menjadi momentum untuk berbagi kepedulian dan solidaritas.

 

Komentar