Anak Krakatau Bergetar, Tremor Menerus Terekam Jumat Siang
ASKARA - Gunung Api Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas kegempaan pada Jumat, 11 September 2026. Berdasarkan pengamatan periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB yang dilaporkan melalui MAGMA Indonesia, sejumlah aktivitas gempa vulkanik hingga tremor menerus terpantau di kawasan gunung api tersebut.
Gunung Api Anak Krakatau berada di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada posisi geografis 6,102 derajat Lintang Selatan dan 105,423 derajat Bujur Timur. Gunung api ini memiliki ketinggian sekitar 157 meter di atas permukaan laut.
Dalam periode enam jam pengamatan, tercatat satu kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 34 milimeter dan durasi enam detik.
Selain itu, terjadi empat kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo berkisar 11 hingga 23 milimeter. S-P tidak teramati, sementara durasi gempa tercatat antara delapan hingga 11 detik.
Aktivitas kegempaan lainnya berupa satu kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 41,3 milimeter. Gempa tersebut memiliki S-P 0,8 detik dan berlangsung selama 13 detik.
Yang juga menjadi bagian dari catatan pengamatan adalah satu kali Tremor Menerus dengan amplitudo 1 hingga 8 milimeter, dengan amplitudo dominan 2 milimeter.
Rangkaian aktivitas tersebut menunjukkan bahwa dinamika vulkanik Anak Krakatau masih berlangsung dan tetap perlu menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan gunung api.
MAGMA ESDM merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.
Rekomendasi tersebut menjadi penting karena kawasan kawah aktif merupakan zona yang memiliki potensi bahaya sehingga aktivitas manusia perlu dibatasi sesuai ketentuan keselamatan yang berlaku.
Anak Krakatau mungkin hanya setinggi 157 meter dari permukaan laut, tetapi sejarah panjang kawasan ini mengingatkan bahwa ukuran bukanlah ukuran ancaman. Karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap radius aman menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Komentar