Kamis, 10 September 2026 | 17:27
NEWS

BMKG Keluhkan Alat Sensor Gempa Banyak yang Hilang

BMKG Keluhkan Alat Sensor Gempa Banyak yang  Hilang
Plh Direktur Meteorolgi Publik BMKG Ida Pramuwardani (dok KWP)

ASKARA- Masyarakat perlu diedukasi tentang pentingnya alat sensor gempam.Pasarnya, banyak alat sensor gempa hilang.

Demikian dikatakan Plh Direktur Meteorolgi Publik BMKG Ida Pramuwardani pada diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Waspada Gunung Merapi. Bagaimana Langkah Mitigasinya?" Di kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, dalam melaksanakan tugasnya keberadaan peralatan sensor sangat diperlukan. Dalam mendeteksi dampak erupsi Anak Gunung Krakatau misalnya, pihaknya tidak saja lewat citra satelit tapi juga alat sensor yang ada disekitar selat sunda.

"Dengan alat sensor itu kita pantau dan monitoring dampak dari erupsi Anak Gunung Krakatau, " ujar Ida.

Menurutnya, dengan efisiensi anggaran, BMKG tetap menjaga kualitas dari alat-alat sensor yang dimiliki sehingga tidak mengganggu kualitas data yang dihasilkan.

"Yang penting masih berfungsi dengan baik," katanya

Namun Ida mengakui kalau dari informasi yang didapatnya, banyak alat sensor, terutama alat sensor gempa yang raib alias dicuri orang.

Hilangnya alat sensor tersebut menurutnya sangat disayangkan. Sebab jika satu saja alat sensor yang hilang dapat mempengaruhi data.

Untuk itu, masyarakat kata dia lagi perlu diedukasi tentang pentingnya alat tersebut dalam menyelamatkan nyawa manusia.

"Masyarakat perlu diedukasi," kata Ida lagi.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menegaskan kalau meteorologi membutuhkan 75 alat. Namun yang baru ada 45 alat dan kondisinya pun sudah usang.

Anggota Komisi V DPR Edi Purwanto yang juga salah satu pembicara mendengarkan informasi yang disampaikan Ida terkait kekurangan alat sensor metereologi, agar disampaikan ke komisi V.

"Sampaikan ke komisi V kalau memang masih kekurangan alat. Sebab alat itu penting untuk mendukung kinerja BMKG," kata Edi. (dry)

Komentar