Rabu, 09 September 2026 | 08:46
NEWS

SAR Berpacu Waktu Mencari Delapan Orang di Laut

SAR Berpacu Waktu Mencari Delapan Orang di Laut
Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda (Dok Basarnas)

ASKARA - Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (8/9/2026).

Kedelapan orang tersebut terdiri dari dua awak kapal, seorang guide, dan lima jurnalis. Mereka masing-masing Warta (55) sebagai kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, Heriyanto (49) sebagai guide, serta M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus, dan Donal yang merupakan jurnalis dari sejumlah media.

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Pandeglang bergerak menuju lokasi sekitar pukul 14.15 WIB. Penyisiran dilakukan ke arah Krakatau dan sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan speed boat.

Pencarian juga dilakukan menggunakan RIB 02 Banten di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Namun hingga penyisiran hari pertama berakhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.

Upaya pencarian kemudian diperkuat dengan keberangkatan KN SAR Tetuka 247 dari Pelabuhan BBJ menuju lokasi kejadian. Kapal melakukan penyisiran sekaligus pemantauan visual sepanjang rute pencarian.

Sekitar pukul 21.05 WIB, KN SAR Tetuka 247 tiba di perairan Sangiang. Namun, kondisi arus yang cukup kencang membuat kapal tidak dapat lego jangkar. KN SAR Tetuka 247 kemudian bergerak menuju Pelabuhan Ciwandan sambil tetap melakukan penyisiran dan pemantauan visual.

Kapal tiba dan sandar dengan aman di Dermaga Pelabuhan Ciwandan pada pukul 22.12 WIB. Selanjutnya, pada pukul 22.46 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan memutuskan operasi pencarian dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026), dengan area pencarian akan diperluas berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi lapangan.

Operasi SAR hari pertama melibatkan personel KN SAR Tetuka, Rescuer USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Polairud Polda Banten, Polairud Mabes, Lanal, Polsek Carita, Satpol PP, Babinsa, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, serta unsur media.

Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain KN SAR Tetuka 247, RIB 02 Banten, kendaraan rescue, truk personel, drone thermal, serta peralatan SAR air, medis, komunikasi dan perlengkapan pendukung lainnya.

Operasi SAR hari pertama ditutup dengan hasil nihil. Harapan kini bertumpu pada pencarian hari kedua. Tim SAR Gabungan akan terus menyisir perairan Selat Sunda dan memperluas area pencarian untuk menemukan keberadaan speed boat beserta delapan orang di dalamnya.

 

Komentar