Himpaudi Merauke Perkuat Sinergi, Dorong Mutu Layanan PAUD
ASKARA - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Merauke menggelar Rapat Kerja I periode 2026-2030, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi Mutu dan Sinergitas Himpaudi Kabupaten Merauke Menuju Layanan PAUD yang Berkualitas dan Berintegritas” itu berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung Baiturahman.
Rapat kerja dibuka Ketua Himpaudi Kabupaten Merauke, Ruyanah, S.Pd.Gr., M.Pd. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menyusun arah dan program organisasi selama satu periode kepengurusan, sekaligus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Merauke.
“Tujuan kegiatan rapat kerja ini untuk merumuskan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang organisasi selama satu periode kepengurusan yang berfokus pada peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Merauke,” tegas Ruyanah di hadapan jajaran pengurus.
Pengurus Himpaudi Kabupaten Merauke periode 2026-2030 beranggotakan 20 orang dengan latar belakang yang beragam. Selain guru PAUD, terdapat psikolog, aktivis anak, pemerhati anak hingga jurnalis yang memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak. Sejak terbentuk, Himpaudi Merauke juga terus membangun kemitraan dengan berbagai wadah PAUD yang berada di Kabupaten Merauke.
Kepada Askara, Ruyanah berharap Himpaudi pada periode kepemimpinannya dapat semakin eksis dan memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini. Menurutnya, sinergi tidak hanya perlu dibangun dengan pemerintah dan lembaga pendidikan, tetapi juga dengan orang tua sebagai lingkungan pendidikan pertama dan terpenting bagi anak.
“Kami berharap Himpaudi ke depan semakin eksis membangun kerja sama dan menjadi mitra berbagai stakeholder dalam pendidikan anak usia dini, terutama dengan para orang tua,” ujarnya.
Wakil Ketua Himpaudi Kabupaten Merauke, Wilhelmina Welliken, S.Sos, menambahkan bahwa organisasi tersebut memiliki sejumlah pengurus cabang yang menjangkau beberapa wilayah distrik. Pengurus cabang tersebut berada di wilayah Distrik Semangga-Tanah Miring, Distrik Kurik-Malind, Distrik Jagebob-Muting serta Ulilin.
Rapat kerja perdana ini juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh pengurus-pengurus cabang. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya membangun konsolidasi organisasi agar program peningkatan mutu PAUD tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi dapat menjangkau satuan pendidikan anak usia dini di berbagai wilayah Kabupaten Merauke.
Ruyanah menjelaskan, Himpaudi memiliki sejumlah fungsi utama, antara lain menjadi wadah profesi yang menyatukan pendidik TK, Kelompok Belajar dan PAUD sejenis. Organisasi juga berperan mendorong peningkatan mutu melalui pelatihan, workshop dan sertifikasi bagi guru PAUD.
Selain peningkatan kompetensi, Himpaudi juga memiliki peran advokasi untuk memperjuangkan kesejahteraan serta hak-hak guru PAUD kepada pemerintah. Di sisi lain, Himpaudi terus membangun jejaring kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), UNICEF dan berbagai lembaga lainnya.
Dengan pengalaman Ruyanah yang juga pernah menjadi pengurus Himpaudi pada periode sebelumnya, kepengurusan 2026-2030 diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru. Rapat kerja ini menjadi langkah awal untuk memastikan layanan PAUD di Merauke semakin berkualitas, berintegritas dan mampu memberikan fondasi terbaik bagi tumbuh kembang generasi masa depan.

Komentar