Jawab Kuis Spontan Prof Zudan di MTQ VIII Korpri, Dua ASN Langsung Dapat Beasiswa S2 dan S3 ke Malaysia
ASKARA - Berkah tak terduga datang untuk dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di panggung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korpri Sulawesi Selatan 2026.
Hanya karena berhasil menjawab kuis sambung ayat yang dilontarkan secara spontan, keduanya langsung diganjar beasiswa pendidikan jenjang magister (S2) hingga doktor (S3) di Asia e University (AeU) Malaysia.
Kuis dadakan itu diberikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Prof Zudan Arif Fakhrullah saat memberikan sambutan pembukaan MTQ di Makassar, Senin (24/8).
Dua ASN yang beruntung tersebut diketahui merupakan peserta MTQ yang berasal dari Papua Barat dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Prof Zudan mengatakan, pemberian beasiswa spontan itu bukan sekadar hadiah, melainkan pesan kuat tentang pentingnya peningkatan kapasitas ASN.
"Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia ASN," ujar Zudan yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersebut.
Menurutnya, peningkatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, integritas, serta ketakwaan.
Prof. Zudan menegaskan, MTQ Korpri jangan hanya dimaknai sebagai ajang adu juara.
"Intinya MTQ Korpri bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana ASN lebih bertakwa, beriman, dan amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Ia menitipkan agar nilai-nilai Al Quran yang dilombakan tidak berhenti saat kompetisi usai, tetapi membumi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya kerja birokrasi.
"Kami titip agar MTQ ini menjadi ikhtiar kita untuk membumikan nilai Al Quran di kalangan ASN. Intinya, MTQ adalah ruang dakwah bagi ASN," katanya.
MTQ VIII Korpri Sulsel 2026 sendiri diikuti 1.173 peserta dan ofisial dari berbagai daerah, kementerian, dan lembaga. Selain menjadi ajang syiar, kegiatan ini juga memberi berkah ekonomi bagi Makassar.
"Ini merupakan berkah bagi Kota Makassar karena hotel dan UMKM laris manis," ujar Zudan.
Bagi Prof Zudan, MTQ kali ini terasa istimewa. Setelah 12 tahun memimpin Korpri dan enam kali menggelar MTQ, ia menyebut MTQ Sulsel sebagai MTQ wada atau MTQ perpisahan.
Meski akan mengakhiri masa kepemimpinan, ia berharap tradisi MTQ Korpri terus dilanjutkan. Ia mencontohkan Sumatera Barat yang telah dua kali menjadi juara umum sebagai bukti bahwa MTQ Korpri bukan milik pusat semata.
"Ini menandakan bahwa MTQ ini bukan milik kementerian dan lembaga di pusat, tetapi juga memberikan kesempatan luas kepada daerah untuk bersaing dan berkompetisi," pungkasnya.

Komentar