Senin, 24 Agustus 2026 | 23:58
NEWS

Limbah Pedagang Ikan Bikin Jalan Licin, Pemkot Jaktim Siapkan Penataan Pasar Kramat Jati

Limbah Pedagang Ikan Bikin Jalan Licin, Pemkot Jaktim Siapkan Penataan Pasar Kramat Jati
Wali Kota Jakarta Timur ketika meninjau aktivitas pedagang ikan di depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur (Dok Rudolf)

ASKARA — Aktivitas pedagang ikan di depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi perhatian Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Air limbah yang mengalir hingga ke badan jalan membuat permukaan jalan licin dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin turun langsung meninjau kondisi tersebut pada Sabtu (22/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengorbankan kebersihan dan keselamatan masyarakat.

Munjirin meminta para pedagang ikan tidak lagi membuang air bekas aktivitas perdagangan ke badan jalan. Menurutnya, air tersebut harus dikelola dengan baik agar tidak mengganggu pengguna jalan.

“Para pedagang, khususnya penjual ikan, untuk tidak membuang airnya ke jalanan karena membuat jalan menjadi licin dan akhirnya pengguna lalu lintas bisa terganggu,” ujar Munjirin.

Ia mengatakan, penanganan persoalan tersebut tidak cukup hanya melalui imbauan. Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menyiapkan penataan kawasan secara menyeluruh sehingga para pedagang tetap memiliki ruang untuk berusaha, tetapi berada di lokasi yang sesuai dengan ketentuan.

“Di mana nanti para pedagangnya tetap bisa berjualan, tapi tidak di tempat yang tidak diperbolehkan,” katanya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Jakarta Timur akan berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya. Pemerintah juga akan melihat kemungkinan pemanfaatan lokasi sementara atau loksem yang berada di sekitar kawasan Pasar Kramat Jati sebagai alternatif tempat berdagang.

Selain menata aktivitas perdagangan, Pemkot Jakarta Timur juga berencana memperbaiki kualitas fasilitas publik di kawasan tersebut. Salah satu yang dipertimbangkan adalah pembangunan sarana trotoar sehingga pejalan kaki memperoleh ruang yang lebih aman dan nyaman.

“Mudah-mudahan nanti juga setelah itu akan diikuti dengan pembangunan sarana trotoar untuk pejalan kaki di sekitar sini,” kata Munjirin.

Penataan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang mampu mengakomodasi kepentingan pedagang sekaligus menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Munjirin didampingi Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan, Asisten Pemerintahan Bambang Pangestu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fauzi, Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur Monang Sinaga, Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Timur Andi Ahmad Refi, Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong, Camat Kramat Jati, serta jajaran terkait.

 

Komentar