Masih Diguncang Gempa Susulan, Umat Katolik Ruteng Pilih Misa di Depan Gua Maria
ASKARA - Aktivitas gempa susulan yang masih terjadi di wilayah Flores membuat umat Katolik di Ruteng memilih mengikuti misa pagi di ruang terbuka, tepatnya di depan Gua Maria Katedral Maria Asumpta, Minggu (16/8/2026).
Pilihan tersebut dilakukan sebagai langkah kehati-hatian. Umat dan pihak gereja menghindari pelaksanaan misa di dalam bangunan gereja karena masih adanya potensi gempa susulan yang dapat membahayakan keselamatan umat.
Meski berlangsung di luar ruangan, suasana misa tetap khidmat. Umat duduk dan berdiri menghadap altar dengan latar Gua Maria, sembari mengikuti rangkaian perayaan Ekaristi dengan penuh doa.
Keputusan menggelar misa di depan Gua Maria juga menjadi gambaran bagaimana masyarakat Flores berusaha menjalani aktivitas sehari-hari di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih setelah gempa kuat mengguncang wilayah tersebut.
Bagi umat, beribadah di ruang terbuka bukan sekadar pilihan tempat. Di tengah ketidakpastian dan rasa cemas akibat gempa susulan, Gua Maria menjadi tempat untuk berkumpul, berdoa, sekaligus mencari ketenangan.
Suasana tersebut memperlihatkan keteguhan umat Katolik Ruteng. Di tengah bumi yang masih berguncang, doa tetap dipanjatkan.
Keselamatan menjadi pertimbangan utama. Umat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas serta informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gempa.
Misa pagi di depan Gua Maria Katedral Maria Asumpta akhirnya bukan hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga simbol ketabahan masyarakat Flores menghadapi bencana.
Ketika tanah belum sepenuhnya tenang, umat memilih tetap berdiri bersama dalam doa dengan keselamatan sebagai yang utama.

Komentar