Jumat, 17 Juli 2026 | 03:44
NEWS

Basarnas Cari 23 Penumpang KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar

Basarnas Cari 23 Penumpang KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap puluhan penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar (Dok Basarnas)

ASKARA – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap puluhan penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga proses pencarian berlangsung, sebanyak 47 orang telah ditemukan, sementara 23 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan operasi SAR langsung digelar setelah pihaknya menerima laporan bahwa kapal mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam di tengah pelayaran.

KM Nurul Salsa diketahui bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA. Dalam perjalanan, kapal mengalami kerusakan mesin di perairan sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar hingga akhirnya mengalami musibah.

"Begitu menerima informasi, kami segera mengerahkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang maupun awak kapal," ujar Arif.

Upaya penyelamatan membuahkan hasil ketika KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan para korban pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA. Sebanyak 41 orang, termasuk awak kapal, berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar 18 mil laut dari titik kejadian.

Sementara itu, enam korban lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi sebelum dievakuasi ke Pulau Polassi.

Berdasarkan data sementara, 46 orang dinyatakan selamat dan satu orang meninggal dunia. Namun, setelah dilakukan verifikasi bersama pihak terkait, jumlah penumpang dan awak kapal ternyata mencapai 70 orang, sehingga masih ada 23 orang yang belum ditemukan.

"Data awal menyebutkan jumlah penumpang sekitar 50 orang. Setelah pendataan ulang, jumlah sebenarnya mencapai 70 orang. Karena itu, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap mereka yang belum ditemukan," jelas Arif.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Makassar, Pos SAR Selayar, TNI AL, KRI Marlin-877, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, awak KM Harapan Kita, serta para nelayan yang ikut membantu proses penyelamatan.

Basarnas menegaskan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengacu pada perhitungan Search and Rescue Planning (SARMAP) untuk memperluas area pencarian sesuai arah arus dan kondisi cuaca.

"Kami memohon doa seluruh masyarakat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Kami juga terus melakukan pendataan bersama keluarga korban agar jumlah penumpang benar-benar valid," kata Arif.

Hingga kini, operasi SAR masih berlangsung dengan fokus menyisir perairan di sekitar lokasi tenggelamnya KM Nurul Salsa serta wilayah yang diperkirakan menjadi lintasan hanyut para korban.

 

Komentar