Minggu, 21 Juni 2026 | 23:05
NEWS

Paus Leo XIV Serukan Perlindungan bagi Pengungsi Dunia

Paus Leo XIV Serukan Perlindungan bagi Pengungsi Dunia
Paus Leo XIV (Dok Vatican)

ASKARA - Paus Leo XIV menyerukan komitmen yang lebih kuat dari komunitas internasional untuk melindungi para pengungsi yang terpaksa meninggalkan tanah air mereka akibat penganiayaan, kekerasan, dan konflik. Seruan tersebut disampaikan pada akhir doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (21/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pengungsi Sedunia yang diperingati Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setiap 20 Juni.

Dalam kesempatan itu, Paus menandai 75 tahun Konvensi Pengungsi 1951, sebuah kesepakatan internasional yang lahir setelah Perang Dunia II untuk menjamin hak-hak para pengungsi serta memberikan perlindungan hukum bagi mereka yang terpaksa meninggalkan rumah dan negaranya.

"Saya berharap semangat yang mengilhami penyusunan instrumen internasional yang penting ini terus menerangi hati nurani para pemimpin bangsa-bangsa hingga saat ini," ujar Paus Leo XIV.

Pemimpin Gereja Katolik sedunia tersebut menegaskan bahwa sikap acuh tak acuh bukanlah pilihan di tengah penderitaan manusia. Menurutnya, tidak seorang pun boleh menutup mata terhadap mereka yang mencari perlindungan dan keamanan.

Paus Leo XIV juga mendorong masyarakat di berbagai negara untuk menerima para korban penganiayaan agar mereka dapat hidup dalam damai dan bermartabat serta memandang masa depan dengan penuh harapan.

Doakan Korban Kecelakaan di Brasil

Dalam sapaan khusus kepada para peziarah dari Brasil, Paus Leo XIV menyampaikan belasungkawa dan doa bagi para korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Negara Bagian Ceará, Brasil timur laut.

"Saya menjamin doa-doa saya bagi kaum muda yang meninggal beberapa hari lalu dalam kecelakaan di Negara Bagian Ceará," kata Paus.

Tragedi tersebut menewaskan tujuh anggota tim bola basket berusia antara 15 hingga 22 tahun. Para korban diketahui merupakan siswa maupun alumni sejumlah sekolah di Kota Juazeiro do Norte.

Dukung Dialog Katolik dan Pentakosta

Pada kesempatan yang sama, Paus Leo XIV juga menyampaikan salam kepada para peserta Dialog Internasional Katolik-Pentakosta, sebuah forum yang selama lebih dari lima dekade mempertemukan perwakilan Gereja Katolik dan komunitas Pentakosta dalam semangat persaudaraan dan saling pengertian.

Mengutip prinsip kuno lex orandi, lex credendi yang berarti "hukum doa adalah hukum iman", Paus menekankan pentingnya refleksi bersama mengenai hubungan antara doa dan iman, khususnya dalam konteks dunia modern saat ini.

Menurut Paus, dialog tersebut bertujuan memperkuat pemahaman antarumat Kristiani sekaligus mendorong kerja sama dalam kesaksian iman dan pelayanan kepada sesama.

 

Komentar