Minggu, 09 Agustus 2026 | 01:12
NEWS

Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Indonesia Kebagian di Mana?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Indonesia Kebagian di Mana?
Iluatrasi gerhana matahari total (Dok Pixabay)

ASKARA - Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, dipastikan tidak dapat disaksikan secara langsung dari wilayah Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, jalur lintasan gerhana tidak melewati wilayah Indonesia. Selain itu, saat fase gerhana berlangsung, sebagian besar wilayah Indonesia berada dalam kondisi malam hari.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan GMT tersebut dapat diamati secara langsung dari sejumlah wilayah, antara lain Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, dan Amerika Utara.

“Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Ayu di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Secara global, gerhana dimulai pada fase Gerhana Matahari Sebagian pukul 22.34 WIB. Fase total dimulai pukul 23.57 WIB, mencapai puncak sekitar pukul 00.45 WIB pada 13 Agustus, dan seluruh rangkaian berakhir sekitar pukul 02.57 WIB.

GMT terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada hampir segaris pada fase Bulan Baru. Piringan Bulan kemudian menutupi Matahari sepenuhnya dari wilayah yang berada di jalur bayangan inti atau umbra, sehingga langit dapat berubah gelap selama beberapa saat.

Sementara wilayah yang hanya terkena bayangan penumbra akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian. BMKG mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah pengamatan agar tidak menatap Matahari secara langsung. Pengamatan harus menggunakan kacamata khusus berfilter Matahari untuk melindungi mata.

 

Komentar