Minggu, 14 Juni 2026 | 23:55
NEWS

Jembatan Garuda Tahap III Capai 47 Persen, TNI Buka Harapan Baru Warga Pedalaman Aceh Tengah

Jembatan Garuda Tahap III Capai 47 Persen, TNI Buka Harapan Baru Warga Pedalaman Aceh Tengah
Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong oleh personel Koramil 05/Linge, Yon TP 854/Dharaka Karya, Staf Kodim 0106/Aceh Tengah, dengan dukungan asistensi teknis dari Zidam Iskandar Muda. (Dok Pendim)

ASKARA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang dikerjakan Kodim 0106/Aceh Tengah terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Hingga Minggu (14/6/2026), progres pembangunan telah mencapai 47,67 persen, memberikan harapan baru bagi masyarakat pedalaman Kecamatan Linge yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Jembatan gantung yang dibangun di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh tersebut memiliki panjang 110 meter, lebar 1,2 meter, serta mampu menahan beban hingga satu ton. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi bagi mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi di kawasan yang selama ini relatif terisolasi.

Sedikitnya 745 jiwa atau 228 kepala keluarga akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut. Jumlah itu terdiri atas 335 jiwa dari 97 kepala keluarga di Desa Reje Payung dan 410 jiwa dari 131 kepala keluarga di Desa Jamat.

Sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan 100 persen, mulai dari pembersihan lokasi, penggalian pondasi, pengecoran lantai pondasi, pemasangan perancah, hingga pengecoran seluruh abutmen jembatan. Saat ini, pembangunan memasuki tahapan penting berupa pemasangan pylon dan sling utama sebagai struktur penyangga jembatan gantung.

Pada kegiatan hari ini, personel di lapangan melaksanakan perakitan tiang pylon sisi dekat serta perakitan tapak tiang pylon. Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong oleh personel Koramil 05/Linge, Yon TP 854/Dharaka Karya, Staf Kodim 0106/Aceh Tengah, dengan dukungan asistensi teknis dari Zidam Iskandar Muda.

Meski kondisi cuaca berubah dari terik pada pagi hingga siang hari menjadi mendung pada sore hari, seluruh rangkaian pekerjaan dapat berlangsung lancar. Situasi di lokasi pembangunan juga dilaporkan aman dan kondusif.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Selain membuka keterisolasian kawasan pedalaman, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga, masyarakat setempat berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun masa mendatang.

 

Komentar