Selasa, 21 Juli 2026 | 10:47
NEWS

Presiden Prabowo Terima Penghormatan Tinggi dalam Kunjungan Resmi Prancis

Presiden Prabowo Terima Penghormatan Tinggi dalam Kunjungan Resmi Prancis
Upacara penyambutan kenegaraan digelar di kompleks bersejarah Les Invalides, Paris, dengan tradisi kehormatan militer khas Prancis. (Dok Seskab)

ASKARA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendapat sambutan kehormatan penuh dalam rangkaian kunjungan resmi kenegaraan (State Visit) di Republik Prancis, Kamis (28/5/2026). Sambutan tersebut menjadi simbol penghormatan tinggi Pemerintah Prancis terhadap Indonesia di tengah penguatan hubungan strategis kedua negara.

Upacara penyambutan kenegaraan digelar di kompleks bersejarah Les Invalides, Paris, dengan tradisi kehormatan militer khas Prancis. Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu.

Prancis sendiri merupakan salah satu negara besar di Eropa sekaligus anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki hak veto. Kehormatan yang diberikan kepada Presiden Prabowo dinilai mencerminkan posisi penting Indonesia dalam percaturan geopolitik dan ekonomi global.

Usai mengikuti upacara kenegaraan di Les Invalides, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée dengan pengawalan kehormatan yang melibatkan 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris.

Di Istana Élysée, Presiden Prabowo diterima langsung oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron bersama Ibu Negara Brigitte Macron di bawah tangga utama istana kepresidenan Prancis tersebut.

Dalam kunjungan kenegaraan itu, kedua kepala negara melaksanakan pertemuan bilateral dan pertemuan empat mata guna membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia–Prancis di berbagai bidang.

Presiden Prabowo dan Presiden Macron juga menghadiri peluncuran forum bisnis France–Indonesia High Level Business Council yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama MEDEF International.

Forum bisnis tersebut mempertemukan sekitar 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun.

Dalam kunjungan tersebut, Indonesia dan Prancis juga berhasil mencapai empat kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, serta kerja sama pertahanan.

Selain itu, forum bisnis tersebut turut berkomitmen mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman (MoU) dan komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya.

Pada kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, tercatat sebanyak 27 nota kesepahaman ditandatangani dengan total nilai kerja sama mencapai lebih dari USD 11 miliar.

Rangkaian penyambutan kenegaraan yang berlangsung penuh kehormatan itu sekaligus menegaskan semakin eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Prancis, baik di bidang ekonomi, pertahanan, maupun diplomasi internasional.

“Kehormatan bagi Presiden adalah kehormatan bagi bangsa dan rakyat Indonesia,” demikian disampaikan dalam keterangan terkait kunjungan kenegaraan tersebut.

 

Komentar