Rabu, 17 Juni 2026 | 18:06
MILITER

Kodaeral XIV Sorong Hadiri Penutupan Workshop Pengamanan Laut KKKS Papua-Maluku

Kodaeral XIV Sorong Hadiri Penutupan Workshop Pengamanan Laut KKKS Papua-Maluku
Kodaeral XIV Sorong foto bersama peserta Workshop Pengamanan Laut KKKS Papua-Maluku (Dok Dispenkodaeral14)

ASKARA - Komando Daerah Maritim (Kodaeral) XIV Sorong menghadiri penutupan Workshop Mekanisme Pengamanan Laut pada Wilayah Kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Papua dan Maluku yang digelar SKK Migas Perwakilan Papua dan Maluku di Swiss-Belhotel Ambon, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak 12 Mei 2026 itu ditutup dengan penandatanganan risalah kegiatan sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat sistem pengamanan wilayah operasi migas lepas pantai di kawasan timur Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodaeral XIV Sorong Kolonel Marinir Rio Sukanto, M.Tr.Hanla hadir mewakili unsur Kodaeral XIV.

Turut hadir Asops Dankodaeral XIV Kolonel Laut (P) Himawan, MMSMC, Aster Dankodaeral XIV Kolonel Laut (P) Sri Rakhmadi, M.Tr.Hanla, Dansathantai, Danden Intel, Ir Opslat Kodaeral XIV, Komandan KRI Bawal-875, Komandan Lanal Fak Fak, serta perwakilan Kodaeral IX Ambon.

Workshop tersebut mempertemukan unsur TNI AL, SKK Migas, instansi pemerintah, stakeholder maritim, serta perusahaan migas yang beroperasi di wilayah Papua dan Maluku.

Fokus utama pembahasan adalah penguatan koordinasi dan sinkronisasi mekanisme pengamanan laut terhadap wilayah operasi migas offshore guna mendukung stabilitas keamanan dan ketahanan energi nasional.

Pada hari kedua workshop, pembahasan lebih difokuskan pada pengamanan wilayah operasi migas offshore di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Peserta juga membahas pentingnya pengawasan terhadap jalur pelayaran strategis dan aktivitas kapal asing di sekitar area operasi KKKS.

Langkah tersebut dinilai strategis untuk menjaga keamanan laut sekaligus memastikan aktivitas industri migas nasional berjalan aman dan lancar.

Melalui workshop ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara SKK Migas, TNI AL khususnya Kodaeral XIV Sorong dan Kodaeral IX Ambon, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan kawasan laut di wilayah timur Indonesia.

Selain unsur TNI AL, kegiatan juga dihadiri sejumlah perusahaan migas yang beroperasi di Papua dan Maluku, di antaranya BP Indonesia, Genting Oil Kasuri Ltd, Petronas E&P Bobara Sdn. Bhd, EnQuest Petroleum, RH Petrogas Ltd, Inpex Masela, serta perusahaan migas lainnya.

 

 

Komentar