DPR Tegaskan Komitmen Kawal Penyelenggaraan Haji 2026
ASKARA- Pelaksanaan ibadah haji 2026 di Arab Saudi mulai memasuki fase krusial. Perhatian terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan jemaah Indonesia terus menjadi sorotan.
DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh penyelenggaraan ibadah haji agar para jemaah mendapatkan perlindungan dan pelayanan optimal selama berada di Tanah Suci.
Demikian ditegaskan anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, via zoom pada diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Komitmen Bersama Menjaga Keselamatan Jemaah dan Keamanan Pelaksanaan Haji 2026", di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Untuk, ujarnya, pihaknya terus memantau kondisi jemaah haji Indonesia yang berada di Makkah maupun Madinah. Menurutnya, keselamatan jemaah menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama oleh seluruh pihak terkait.
“DPR berkomitmen menjaga keselamatan dan pelayanan kepada jemaah Indonesia yang berada di Arab Saudi, baik di Makkah maupun di Madinah,” ujar Aprozi Alam.
Menurutnya, hingga saat ini tercatat sebanyak 24 jemaah haji Indonesia meninggal dunia akibat sakit selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. DPR berharap angka tersebut tidak terus bertambah seiring berjalannya proses ibadah haji tahun ini katanya.
“Jemaah yang meninggal dunia disebabkan karena sakit berjumlah 24 orang dan mudah-mudahan ini tidak bertambah,” katanya.
Komisi VIII DPR RI, lanjut Aprozi, akan terus mengawal kinerja Kementerian Haji dan Umrah RI dalam memastikan pelayanan terhadap jemaah berjalan sesuai standar, terutama terkait aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan para jemaah.
Pihaknya menegaskan lagi, dukungan DPR terhadap upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.
“DPR akan tetap mengawal kinerja Kementerian Haji dan Umrah RI dan sangat mendukung bagaimana pelayanan dan keselamatan jemaah itu yang paling utama,” katanya. (dry)

Komentar