Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46
NEWS

Pemprov Papua Selatan Dorong OAP Masuk Sekolah Kedinasan

Pemprov Papua Selatan Dorong OAP Masuk Sekolah Kedinasan
Generasi Papua Selatan menjadi tulang punggung bangsa (Dok Winona)

ASKARA - Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong putra-putri Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti sekolah kedinasan sebagai salah satu jalur meraih masa depan dan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) Sekolah Ikatan Dinas yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Merauke, Selasa (12/5/2026).

Mewakili Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Selatan, Willem Andrew da Costa, mengatakan kegiatan itu ditujukan khusus bagi putra-putri OAP di wilayah Papua Selatan.

Willem berharap sosialisasi tersebut dapat membuka wawasan generasi muda Papua Selatan mengenai peluang pendidikan kedinasan yang terhubung langsung dengan jalur ASN.

“Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, adik-adik bisa meraih masa depan melalui sekolah kedinasan. Kalau kita mau jadi pegawai negeri, ini jalurnya ke sana,” kata Willem.

Ia juga mengapresiasi para narasumber, guru pendamping, serta para siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama pimpinan, kami mengapresiasi tinggi kepada para narasumber maupun para guru pendamping dan para siswa yang diundang hadir dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Menurut Willem, sosialisasi sekolah ikatan dinas merupakan langkah strategis dalam membuka akses informasi yang lebih luas bagi generasi muda Papua Selatan, terutama terkait pendidikan yang memiliki kepastian jalur karier di pemerintahan.

“Kalau masuk sekolah ini sudah pasti jalurnya jelas. Saya beri contoh karena saya alumni kedinasan juga, saya dari STPDN yang sekarang menjadi IPDN tahun 1994,” katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat pelajar Papua Selatan untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan dan memperbesar peluang keterwakilan OAP dalam birokrasi pemerintahan di masa depan.

 

Komentar