Selasa, 21 Juli 2026 | 18:27
COMMUNITY

Doa Tujuh Hari, PWI Kenang Dedikasi Zulmansyah Sekedang

Doa Tujuh Hari, PWI Kenang Dedikasi Zulmansyah Sekedang
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar takziah dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang. (Dok Hersunu)

ASKARA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar takziah dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang. Dalam momen tersebut, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan bahwa almarhum merupakan figur yang mengabdikan diri sepenuhnya bagi organisasi dan dunia jurnalistik.

Akhmad Munir mengisahkan pengalamannya saat mengantar jenazah almarhum ke Pekanbaru. Menurutnya, sambutan hangat dari berbagai pihak mencerminkan besarnya penghormatan terhadap sosok Zulmansyah.

“Setibanya di Pekanbaru, kami disambut dengan penuh penghormatan, baik dari Pemerintah Provinsi Riau, para pejabat, hingga masyarakat sekitar. Itu menunjukkan betapa besar jasa almarhum,” ujarnya, Jumat (24/4).

Ia menambahkan, penghormatan tersebut tidak lepas dari kontribusi nyata almarhum dalam membangun organisasi PWI, termasuk perannya saat proses penyatuan kembali PWI.

“Beliau sosok yang total. Dedikasinya untuk PWI sangat luar biasa, dan itu dirasakan langsung oleh banyak pihak,” katanya.

Acara doa bersama digelar di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, dan diikuti secara hybrid oleh pengurus serta anggota PWI dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan terakhir sekaligus ungkapan duka mendalam dari keluarga besar PWI atas kepergian salah satu tokoh pentingnya.

Suasana haru juga terasa saat Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri, Musrifah, menyampaikan kesaksiannya. Ia merupakan salah satu yang mendampingi almarhum di saat-saat terakhir.

“Saya berada di samping beliau saat serangan jantung itu terjadi,” ucapnya lirih.

Dengan penuh emosi, Musrifah mengenang almarhum sebagai pribadi yang sangat baik.

“Dari semua orang yang saya kenal, beliau adalah salah satu yang terbaik. Saya bersaksi beliau orang baik, di dunia maupun akhirat,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Akhmad Munir mengajak seluruh keluarga besar PWI untuk terus mendoakan almarhum agar segala pengabdiannya menjadi amal jariyah.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan seluruh pengabdiannya menjadi ladang pahala,” pungkasnya.

Kepergian Zulmansyah Sekedang meninggalkan jejak mendalam bagi PWI. Dedikasi, ketulusan, dan komitmennya akan terus dikenang serta menjadi inspirasi bagi perjalanan organisasi ke depan.

 

 

Komentar