Minggu, 07 Juni 2026 | 15:09
COMMUNITY

Selamat 70 Tahun Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., Sang Inspirator Bangsa

Selamat 70 Tahun Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., Sang Inspirator Bangsa
Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (dok.handoko)

ASKARA – Ucapan selamat ulang tahun mengalir untuk Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., yang kini genap berusia 70 tahun. HUT ke-70 ini bahkan dirayakan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) di Hotel Hariston, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan kepada beliau yang juga menjabat sebagai Ketua Kehormatan MATAKIN.

Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia sekaligus Pengawal Konstitusi Indonesia itu dipandang sebagai benteng terakhir bagi pencari keadilan. Salah satu ucapan datang dari Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag., Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Lintas Agama MATAKIN PUSAT sekaligus Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Provinsi DKI Jakarta.

"Selamat ulang tahun ke-70, Prof. Jimly. Semoga panjang umur, sehat selalu dan terus berkarya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Terima kasih Prof. Jimly atas inspirasi dan kontribusinya selama ini, semoga kami dapat mengikuti dan meneruskan jejakmu," ujar Ws. Liem Liliany Lontoh kepada askara. co, di Jakarta, Jumat (17/04/2026).

Ws. Liem memberikan apresiasi dan doa agar Prof. Jimly tetap konsisten memberikan kontribusi ilmu hukum secara konstruktif dan berkeadilan. 

"Semoga beliau panjang umur dan tetap konsisten memberikan kontribusi ilmu hukum secara konstruktif dan berkeadilan," ucapnya.

Menurut Ws. Liem, Prof. Jimly adalah sosok yang penuh dengan kesederhanaan dan keramahan yang khas. 

"Prof. Jimly terus menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi bagi masyarakat," tuturnya.

Sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia periode 2003–2008, Prof. Jimly dinilai telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan bijaksana dalam menegakkan konstitusi dan hukum di Indonesia. 

"Beliau juga telah berperan aktif dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, serta memajukan hukum dan konstitusi di Indonesia," tegas Ws. Liem.

Ws. Liem juga mengapresiasi dedikasi Prof. Jimly dalam memperkuat lembaga-lembaga negara dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat. 

"Beliau juga telah menulis banyak buku dan artikel tentang hukum dan konstitusi, yang telah menjadi referensi penting bagi para akademisi dan praktisi hukum," urainya.

Bagi Ws. Liem, Prof. Jimly merupakan kepribadian yang patut diteladani karena komitmennya terhadap keadilan, kesetaraan, dan kebersamaan. 

"Beliau selalu siap membantu dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, suku, atau golongan. Beliau adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang berintegritas dan berhati emas," katanya.

"Beliau adalah contoh inspiratif bagi kita semua, dan saya yakin bahwa warisan beliau akan terus hidup dan memberikan inspirasi bagi generasi-generasi mendatang, khususnya umat agama Khonghucu dan masyarakat pada umumnya," tambah Ws. Liem. 

"Semoga beliau terus diberkahi dan diberikan kesehatan untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara," tutupnya.(han)

Komentar