Selasa, 21 Juli 2026 | 18:07
NEWS

Paus Leo XIV Serukan Damai di Minggu Palma

Tegaskan Wajah Lembut Tanpa Kekerasan

Paus Leo XIV Serukan Damai di Minggu Palma
Konsekrasi di Misa Minggu Palma yang dipimpin Paus Leo XIV (Dok Vaticannews(

ASKARA - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Pope Leo XIV, memimpin perayaan Misa Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus yang dihadiri ribuan umat dari berbagai negara.

Dalam homilinya, Paus Leo XIV mengajak umat merenungkan sengsara Yesus Kristus sebagai wujud kasih yang mendalam bagi umat manusia, sekaligus menegaskan Yesus sebagai Raja Damai di tengah situasi penuh kekerasan.

“Dia tetap teguh dalam kelemahlembutan, ketika yang lain justru mengobarkan kekerasan,” ujar Paus. “Ia menyerahkan diri untuk merangkul kemanusiaan, sementara yang lain mengangkat pedang dan pentungan.”

Paus menekankan bahwa perjalanan Yesus menuju salib bukan sekadar kisah penderitaan, tetapi juga pesan kuat tentang penolakan terhadap kekerasan dan ajakan untuk hidup dalam damai.

Ia mengingatkan, saat salah satu murid Yesus menggunakan kekerasan dengan memotong telinga seorang hamba imam besar, Yesus justru memerintahkan untuk menyarungkan pedang.

“Mereka yang hidup oleh pedang akan mati oleh pedang,” kutip Paus, menegaskan pesan perdamaian yang diajarkan Yesus.

Dalam refleksinya, Paus Leo XIV berulang kali menyebut Yesus sebagai “Raja Damai” yang datang membawa terang di tengah kegelapan dunia. Bahkan saat menghadapi penyaliban, Yesus tidak melawan, melainkan menerima penderitaan dengan penuh kasih.

“Ia menunjukkan wajah Allah yang lembut, yang selalu menolak kekerasan,” katanya, Minggu (29/3).

Paus juga menegaskan bahwa pengorbanan Yesus di kayu salib merupakan bentuk solidaritas dengan seluruh penderitaan manusia sepanjang sejarah.

Perayaan Minggu Palma ini sekaligus menjadi awal Pekan Suci, yang mengajak umat Katolik untuk berjalan bersama Kristus dalam refleksi iman, sekaligus memperbarui komitmen terhadap nilai-nilai kasih, pengorbanan, dan perdamaian di tengah dunia yang masih diliputi konflik.

 

 

Komentar