Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi 2026 untuk Semua Lulusan, Kuota 20 Ribu Peserta
ASKARA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas jangkauan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dengan menghapus syarat tahun kelulusan. Kebijakan ini memungkinkan seluruh lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, baik baru maupun lama, untuk mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil guna memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat dalam meningkatkan kompetensi kerja.
“Program ini kini terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan untuk meningkatkan keterampilan, tanpa dibatasi tahun kelulusan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (20/3/2026).
Sebelumnya, program pelatihan hanya diperuntukkan bagi lulusan dalam rentang waktu tertentu. Namun, melihat masih banyak lulusan lama yang membutuhkan peningkatan kemampuan, Kemnaker memutuskan untuk menghapus ketentuan tersebut.
Menurut Darmawansyah, kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang menuntut tenaga kerja memiliki keterampilan yang relevan dan adaptif. Oleh karena itu, pelatihan vokasi dirancang berbasis kebutuhan industri agar peserta lebih siap bersaing di pasar kerja.
Program ini menargetkan sebanyak 20.000 peserta pada tahap awal. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) atau Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah pusat maupun daerah.
Peserta yang mengikuti program akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, hingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain itu, peserta juga berhak memperoleh sertifikat pelatihan serta sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kemnaker berharap kebijakan ini dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional sekaligus membantu menekan angka pengangguran.
Masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftar melalui platform Skillhub Kemnaker sebelum batas akhir pendaftaran pada 24 Maret 2026.

Komentar