Selasa, 21 Juli 2026 | 23:14
NEWS

Serangan Iran Rusak Fasilitas Energi Qatar, Ekspor LNG Turun 17 Persen

Serangan Iran Rusak Fasilitas Energi Qatar, Ekspor LNG Turun 17 Persen
Ilustrasi akibat serangan misil (Dok Screenshot)

ASKARA - Menteri Energi Qatar, Saad Sherida Al-Kaabi, mengungkap dampak serius akibat serangan rudal Iran terhadap fasilitas energi Ras Laffan.

Dalam pernyataannya yang dikutip, Jumat (20/3), Al-Kaabi menyebut serangan tersebut menyebabkan penurunan kapasitas ekspor gas alam cair (LNG) Qatar hingga 17 persen. Kerugian ekonomi yang ditimbulkan diperkirakan mencapai 20 miliar dolar AS per tahun.

Kementerian Energi Qatar juga menyampaikan bahwa kerusakan yang terjadi cukup luas dan diperkirakan membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk pemulihan secara penuh.

Dampak dari gangguan ini tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga memengaruhi sejumlah negara tujuan ekspor utama, seperti China, South Korea, Italy, dan Belgium.

“Ini berarti kami kemungkinan harus menyatakan force majeure hingga lima tahun untuk beberapa kontrak jangka panjang LNG,” ujar Al-Kaabi.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, mengingat Qatar merupakan salah satu eksportir LNG terbesar di dunia.

 

 

Komentar