Kamis, 09 Juli 2026 | 13:50
NEWS

Dr Tifa Bantah Rumor ke Solo, Tegaskan Tetap di Jakarta

Dr Tifa Bantah Rumor ke Solo, Tegaskan Tetap di Jakarta
Dr Tifa bantah rumor ke Solo (Dok Dr Tifa)

ASKARA - Dokter sekaligus akademisi Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dr Tifa membantah berbagai spekulasi yang beredar di media sosial terkait keberadaannya dalam beberapa hari terakhir.

Melalui unggahan di akun media sosialnya pada Rabu (18/3/2026), Dr Tifa menegaskan bahwa dirinya tidak pergi ke luar kota, termasuk ke Solo sebagaimana rumor yang beredar.

"Dr Tifa tidak ke mana-mana. Saya aman sentosa di seputaran Jakarta Selatan, mondar-mandir dari rumah ke kampus Salemba mengurus riset S3," tulisnya.

Ia menjelaskan, absennya dalam sejumlah undangan media dan acara publik selama beberapa hari terakhir disebabkan karena dirinya tengah menjalani iktikaf di 10 hari terakhir Ramadan, sebagaimana rutinitas yang selama ini dilakukan.

Namun, ketidakhadirannya tersebut justru memicu spekulasi liar di publik. Salah satunya berasal dari pernyataan seorang pengacara yang menyebut adanya tersangka yang diduga "menghadap" ke Solo.

Dr Tifa menyayangkan munculnya narasi tersebut karena dinilai menimbulkan kegelisahan publik.

"Sampai muncul dugaan saya diam-diam ke Solo untuk meminta pengampunan. Itu tidak benar," tegasnya.

Dalam pernyataannya, ia juga menyinggung nama pengacara Kurnia Tri Royani yang disebut sempat menyampaikan spekulasi terkait dirinya dalam sebuah podcast.

Lebih jauh, Dr Tifa mengkritisi situasi yang menurutnya menunjukkan adanya penggunaan kekuasaan yang tidak lagi mencerminkan etika kenegarawanan.

"Saya melihat bagaimana kekuasaan, bahkan setelah tidak lagi menjabat, masih digunakan untuk menekan dan menghancurkan. Akademisi menjadi sasaran, reputasi dihancurkan," ungkapnya.

Ia menilai persoalan yang berkembang sebenarnya sederhana dan bisa diselesaikan dengan keterbukaan kepada publik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, sehingga memperpanjang polemik dan menguras energi bangsa.

Selain itu, Dr Tifa juga menyoroti munculnya pihak-pihak yang disebutnya sebagai "pengiring kepentingan" yang dinilai memanfaatkan situasi untuk keuntungan tertentu.

"Mereka bukan mencari kebenaran, tetapi mencari peluang. Ini yang membuat masalah semakin besar," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan tetap berkomitmen pada perjuangan yang diyakininya, tanpa kompromi dan tanpa jalan pintas.

"Saya akan tetap berdiri, tanpa cara-cara yang merendahkan martabat. Kebenaran tidak membutuhkan keramaian, hanya keteguhan," tutupnya.

 

 

Komentar