PHKT Bor Dua Sumur Infill di Selat Makassar untuk Optimalkan Lapangan Tua
ASKARA - PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) memulai pengeboran dua sumur sisipan (infill) di Lapangan Kerindingan yang berada di lepas pantai Selat Makassar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi optimalisasi lapangan migas tua guna menjaga keberlanjutan produksi energi nasional.
Kegiatan pengeboran yang berlangsung sejak Februari hingga Maret 2026 tersebut dilakukan di Lapangan Kerindingan, salah satu lapangan migas yang telah beroperasi sejak 1976 dan berada di wilayah Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) PHKT.
General Manager PHKT, Darmapala, mengatakan investasi pada kegiatan eksploitasi melalui pengeboran sumur baru menjadi langkah penting untuk menambah cadangan serta menahan laju penurunan produksi alami (decline rate) pada lapangan yang telah lama beroperasi.
“Untuk menjaga keekonomian proyek, kami menerapkan praktik rekayasa terbaik dalam setiap kegiatan pengeboran. Pendekatan ini memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu dan biaya operasional,” ujar Darmapala dalam keterangannya, Jumat (13/3).
Lapangan Kerindingan merupakan salah satu aset migas yang cukup lama berproduksi. Hingga Juli 2025 tercatat sebanyak 34 sumur telah dibor di lapangan tersebut dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan. Saat ini, Kerindingan menjadi satu dari 14 lapangan utama yang dikelola PHKT.
Sumur infill sendiri merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur yang sudah ada untuk menjangkau reservoir yang masih memiliki potensi cadangan namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pada program pengembangan kali ini, pengeboran difokuskan pada puncak struktur reservoir yang dinilai masih memiliki potensi produksi.
Melalui program tersebut, perusahaan berharap kontribusi Lapangan Kerindingan terhadap kinerja produksi sepanjang 2026 dapat terus terjaga.
Sebagai anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia, PHKT menjalankan operasionalnya di wilayah kerja Kalimantan Timur dan Attaka dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta berkolaborasi dengan SKK Migas dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui inovasi teknologi yang andal dan berkelanjutan.

Komentar