Rabu, 17 Juni 2026 | 23:15
MILITER

KRI Prabu Siliwangi ke Afrika Selatan, Ada Apa?

KRI Prabu Siliwangi ke Afrika Selatan, Ada Apa?
KRI Prabu Siliwangi sambangi Cape Town, Afrika Selatan (Dok Dispenal)

ASKARA - Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, melaksanakan port visit di Cape Town, Afrika Selatan, Selasa (4/3). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Penyeberangan Jala Raksa-26 yang bertujuan memperkuat diplomasi maritim Indonesia di kawasan internasional.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara TNI Angkatan Laut dengan angkatan laut negara sahabat.

Usai kegiatan port visit, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja bersama para perwira kapal, didampingi Atase Pertahanan RI di Pretoria Kolonel Marinir Guntur Alamsyih, melaksanakan courtesy call ke FOF Simon’s Town Naval Base.

Kunjungan kehormatan tersebut diterima oleh perwakilan South African Navy, RADM Handsome Thamsanga Matshane. Dalam pertemuan itu, kedua pihak melakukan pertukaran plakat sebagai simbol persahabatan sekaligus komitmen memperkuat hubungan kerja sama antar angkatan laut.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan delegasi TNI AL ke Pemerintah Kota Cape Town. Rombongan diterima oleh James Vos selaku Mayoral Committee Member. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pertukaran plakat sebagai tanda penghormatan dan penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan.

Pertemuan tersebut membuka peluang komunikasi yang lebih erat, sekaligus mendorong potensi kerja sama di bidang kemaritiman, pelayaran, dan keamanan laut antara kedua negara.

Kegiatan diplomasi ini merupakan implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali dalam memperkuat naval diplomacy Indonesia di kancah global. Melalui kunjungan kapal perang dan interaksi langsung antar institusi maritim, TNI AL berupaya memperluas jaringan kerja sama sekaligus meningkatkan peran strategis Indonesia sebagai negara maritim dunia.

 

 

Komentar