Kamis, 04 Juni 2026 | 05:00
COMMUNITY

Di Hari Ke-9 Ramadan

Wartawan Jakarta Timur Turun ke Jalan, 200 Takjil Dibagikan Penuh Kehangatan

Wartawan Jakarta Timur Turun ke Jalan, 200 Takjil Dibagikan Penuh Kehangatan
Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur, Rudolf Simbolon tengah membagikan takjil ke sejumlah masyarakat (Dok PWI Jaktim)

ASKARA - Sore tadi, lalu lintas di depan Kantor Administrasi Wali Kota Jakarta Timur, Jalan Dr. Sumarno, Pulogebang, Kecamatan Cakung, tampak seperti biasa. Namun di antara deru kendaraan dan langkah warga yang bergegas pulang, ada pemandangan berbeda, para wartawan berdiri di tepi jalan, tersenyum, menyodorkan paket takjil kepada para pengendara.

Hari ini, Jumat (27/2), bertepatan dengan hari ke-9 Ramadan 1447 Hijriah, Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Timur menggelar aksi Jumat Berkah dengan membagikan 200 paket takjil.

Sasaran mereka sederhana, siapa pun yang melintas dan masih berada di jalan menjelang waktu berbuka, pengendara motor, pengemudi ojek daring, hingga warga sekitar.

Seorang pengendara motor yang membonceng istri dan anaknya tak mampu menyembunyikan rasa haru setelah menerima takjil.

“Semoga wartawan tetap barokah, maju terus pantang mundur. Sehat terus untuk wartawan,” ucapnya singkat, sebelum kembali melaju.

Ucapan serupa datang dari seorang pengemudi ojek online yang sehari-hari menggantungkan rezeki di jalanan.

“Mantap, alhamdulillah. Sehat selalu Wartawan Indonesia. Terima kasih atas bagi-bagi takjilnya, berkah selalu,” katanya.

Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur, Rudolf Simbolon, mengatakan kegiatan ini lahir dari inisiatif anggota sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hari ini hari ke-9 Ramadan, tepat di hari Jumat, kami berinisiatif berbagi takjil kepada sesama pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur,” ujar Rudolf.

Sebanyak 200 boks takjil berisi makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa habis dalam waktu relatif singkat. Bahkan, menurut Rudolf, masih ada warga yang belum kebagian.

“Memang masih ada masyarakat yang belum kebagian. Untuk itu kami mohon maaf karena jumlahnya terbatas. Insyaallah ke depan kami berencana menggelar kegiatan serupa, kemungkinan sekitar tujuh hari menjelang Lebaran,” tambahnya.

Bagi Rudolf dan rekan-rekan, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga memperkuat solidaritas internal organisasi dan menjaga nama baik PWI.

“Kami berharap rekan-rekan terus menjalin kerja sama yang baik, menjaga nama baik PWI, dan tetap solid dalam kebersamaan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Erfan Pratama. Ia menilai aksi sosial ini menjadi wujud nyata sinergi antaranggota.

“Intinya kami berupaya selalu bersinergi dan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan. Apa yang menjadi hajat hari ini tentu sangat kami dorong dan dukung,” ujarnya.

Anggota Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur, Paulina Pasaribu, melihat langsung antusiasme rekan-rekan dalam membagikan takjil.

“Tadi terlihat semangat kebersamaan. Sebagai umat beragama kita saling menghormati. Harapannya ke depan kita bisa lebih banyak berbuat untuk sesama,” katanya.

Hal senada disampaikan Ayub Mauliate Sihombing dari Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan kekuatan dalam keberagaman.

“Dengan keanekaragaman yang ada di PWI, kita bisa melibatkan berbagai unsur dalam kebersamaan. Ini suatu kehormatan bisa ikut terlibat,” ujarnya.

Di tengah kesibukan jurnalistik yang menuntut ketajaman pena dan keberanian sikap, sore itu para wartawan menunjukkan sisi lain profesinya: hadir bukan hanya sebagai penyampai kabar, tetapi juga sebagai pembawa berkah.

Ramadan menjadi pengingat bahwa tugas insan pers tak hanya menulis tentang kebaikan, tetapi juga menanamkannya, meski dalam bentuk sederhana, sekotak takjil di tepi jalan.

 

 

Komentar