Rabu, 22 Juli 2026 | 03:47
NEWS

Saldo Nasabah Berkurang Misterius, Bank Jambi Lakukan Investigasi Menyeluruh

Saldo Nasabah Berkurang Misterius, Bank Jambi Lakukan Investigasi Menyeluruh
Ilustrasi protes nasabah Bank Jambi (Dok Askara)

ASKARA - Kepanikan melanda ribuan nasabah Bank Jambi dalam dua hari terakhir. Sejumlah nasabah melaporkan saldo rekening mereka berkurang secara misterius dengan nilai bervariasi antara Rp5 juta hingga Rp25 juta per rekening.

Berdasarkan penelusuran, sedikitnya ribuan nomor rekening diduga terdampak. Jika rata-rata pengurangan mencapai jutaan rupiah, potensi dana yang terdampak disebut-sebut bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

Meski pihak manajemen telah memberikan penjelasan, keresahan masyarakat belum sepenuhnya mereda. Sejumlah nasabah mengaku tidak dapat mengakses layanan mobile banking dan kanal digital lainnya yang untuk sementara dinonaktifkan.

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, dalam keterangan resmi Minggu (22/2/2026), menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk menelusuri penyebab gangguan tersebut.

“Mengenai kabar adanya uang nasabah yang hilang, Bank Jambi saat ini tengah melakukan penelusuran. Saya menjamin, jika memang ada dana nasabah yang raib, maka Bank Jambi akan mengganti penuh semua kerugian nasabah,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan bersama Komisaris Utama Emilia dan jajaran direksi lainnya sebagai bentuk keseriusan dalam menangani persoalan ini.

Manajemen menjelaskan, penonaktifan sementara sistem digital merupakan langkah mitigasi risiko guna mempermudah proses investigasi tim IT. Pihak bank menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan prosedur pengamanan internal dan bukan disebabkan oleh peretasan.

Saat ini layanan ATM, CRM, dan mobile banking masih dalam proses pemulihan bertahap. Bank juga telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia untuk memastikan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, sebagian nasabah memilih mendatangi kantor cabang guna memastikan kondisi saldo mereka secara langsung.

Bank Jambi membuka layanan pengaduan mulai Senin, 23 Februari 2026, di seluruh kantor cabang dengan membawa bukti transaksi. Pengaduan juga dapat dilakukan melalui call center resmi 1500-665.

Manajemen mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil investigasi resmi yang tengah berjalan.

 

 

Komentar