Selasa, 21 Juli 2026 | 23:06
NEWS

Ancaman Berantai ke Pengurus BEM UGM Terungkap

Ancaman Berantai ke Pengurus BEM UGM Terungkap
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto (Dok Reel Balga)

ASKARA - Gelombang teror yang menimpa Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, kian meluas. Tak hanya dirinya dan keluarga yang menerima intimidasi dari nomor tak dikenal, lebih dari 40 pengurus BEM UGM juga dilaporkan mengalami hal serupa. Bahkan, sejumlah orang tua pengurus lainnya turut menjadi sasaran pesan bernada ancaman.

Tiyo menyampaikan bahwa aksi teror yang kini menjadi perhatian publik tersebut masih terus berlangsung. Ia menegaskan bahwa tekanan yang datang tidak hanya menyasar individu, tetapi juga mencoba menyentuh ranah keluarga.

BEM UGM telah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA), serta pihak Universitas Gadjah Mada guna menyikapi situasi tersebut.

Meski berbagai pihak mendorong agar kasus ini dilaporkan kepada aparat penegak hukum, BEM UGM untuk sementara memilih tidak menempuh jalur hukum. Menurut Tiyo, fokus utama organisasi saat ini tetap pada penyampaian evaluasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

“Karena pada dasarnya teror yang terjadi itu tidak berimbas apa-apa kepada kami, kami akan senantiasa melawan, senantiasa akan mengkritik apa yang kami anggap tidak adil dan menindas rakyat,” ujarnya, seperti dikutip dalam tayangan reel Saparudin Balga, Senin (23/2).

Ia bahkan menyebut, intimidasi yang diterima justru memperkuat solidaritas internal organisasi. “Justru terima kasih kepada teman-teman yang menyampaikan teror, karena persaudaraan di antara teman-teman BEM UGM semakin solid. Kami punya nasib yang sama, menjadi korban teror dari nomor-nomor yang tidak dikenal,” tambahnya.

 

 

Komentar